Kata-kata Bijak: Putu Wijaya

Putu Wijaya

Putu Wijaya

Sastrawan dari Indonesia

Lahir: 1944-

  • Orang gila tak perlu berpikir, sebab dia tahu tak ada gunanya.
  • Mereka mengira tersesat itu selalu berarti salah, padahal tersesat itu adalah jalan untuk menemukan kebenaran yang lebih sejati.
  • Manusia walaupun jasmaninya kelihatan seperti kelebihan, tetapi budayanya membuat ia tetap mengikuti kewajaran.
  • Bahwa harmoni adalah yang paling utama dalam kehidupan, walaupun kadang tidak rasional.
  • Hidup bukan untuk makan. Makan juga tidak untuk hidup, orang hidup harus makan, orang makan harus hidup.
  • Hidup ini bukan hadiah, tetapi utang yang harus kita tebus dengan keringat.
+3

Kata-kata Bijak 11 s/d 20 dari 20.

  • Putu Wijaya
    ajax-loader
    - +
    +8
    Bahwa harmoni adalah yang paling utama dalam kehidupan, walaupun kadang tidak rasional.
    Sumber: Perang
  • Putu Wijaya
    ajax-loader
    - +
    +7
    Hidup ini bukan hadiah, tetapi utang yang harus kita tebus dengan keringat.
    Sumber: Perang
  • Putu Wijaya
    ajax-loader
    - +
    +7
    Ini buktinya. Kalau tidak adil memang begini. Semua orang bisa gila.
  • Putu Wijaya
    ajax-loader
    - +
    +7
    Surga itu terletak di rumah kita, bukan di tempat orang lain.
    Sumber: Perang
  • Putu Wijaya
    ajax-loader
    - +
    +4
    Mereka mengira tersesat itu selalu berarti salah, padahal tersesat itu adalah jalan untuk menemukan kebenaran yang lebih sejati.
    Sumber: Perang
  • Putu Wijaya
    ajax-loader
    - +
    +3
    Tiap-tiap orang mempunyai sudut terbaiknya yang berbeda dengan orang lain, nah sudut pandang itu yang harus kita temukan
    Sumber: Perang
  • Putu Wijaya
    ajax-loader
    - +
    +2
    Di zaman edan ini, siapa yang tidak frustrasi? Kalau kamu ikutkan perasaanmu, kamu akan gila. Tetapi, semua orang memang sudah gila. Kamu tidak akan menjadi istimewa karena menjadi gila.
    Sumber: Klop
  • Putu Wijaya
    ajax-loader
    - +
    +2
    Manusia walaupun jasmaninya kelihatan seperti kelebihan, tetapi budayanya membuat ia tetap mengikuti kewajaran.
    Sumber: Perang
  • Putu Wijaya
    ajax-loader
    - +
     0
    Hidup bukan untuk makan. Makan juga tidak untuk hidup, orang hidup harus makan, orang makan harus hidup.
    Sumber: Perang
  • Putu Wijaya
    ajax-loader
    - +
     0
    Pertapaan bisa memuncak justru disaat-saat main-main.
    Sumber: Perang
Kata-kata Putu Wijaya - quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dari Putu Wijaya yang terbaik dan terkenal: 20 ditemukan (halaman 2)

Tentang Putu Wijaya

Putu Wijaya lahir dengan nama I Gusti Ngurah Putu Wijaya merupakan seorang sastrawan. Pria kelahiran Tabanan, Bali, 11 April 1944 ini merupakan anak bungsu dari lima bersaudara.

Tulisan pertamanya berjudul "Etsa" yang berupa sebuah cerpen dan dimuat di Harian Suluh Indonesia, Bali. Sampai sekarang beberapa tulisannya telah dimuat di beberapa media cetak seperti Harian Kompas dan Sinar Harapan. Bahkan beberapa karyanya telah diterjemahkan ke beberapa bahasa seperti bahasa Belanda, Inggris, Perancis, Jepang, Rusia, Arab hingga bahasa Thai.

Beberapa karyanya antara lain "Telegram", "Tiba-Tiba Malam", "Bila Malam Bertambah Malam", "Plot", "Klop", "Intrik", "Nol", "Dang Dut", "Sobat", "Dar Der Dor" dan lain-lain.