Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia
Hidup: 1976 -
Kategori: Penulis (Modern) Negara:
Indonesia
Lahir: 7 Oktober 1976
Kata-kata Bijak 61 s/d 80 dari 304.
-
Pura-pura lupa membuat PR atau mencuci piring sejuta kali lebih gampang dibanding pura-pura lupa sudah berbuat konyol.
― Primadonna Angela -
Tidak ada gunanya membenci. Memaafkan lebih baik, dan tidak membebani hati dengan pikiran kotor.
― Primadonna Angela -
Ya, emang. Gue tahu nggak akan langsung menemukannya. Tapi justru di sana asyiknya, kan? Tiap kali ganti kerja, gue selalu optimis tempat itu adalah tempat yang sempurna bagi gue.
― Primadonna Angela -
Aku nggak akan pernah lupa. Kamu minta izin ke Papa untuk mengajakku menemanimu berjuang bareng, sepanjang sisa umur hidup kita. Kamu nggak menjaminku untuk bahagia, tapi kamu bilang ingin berjuang bareng bersamaku. Itu yang bikin Papa berhenti berharap mendapatkan menantu yang sempurna, karena dia telah bertemu dengan suami yang sempurna untukku. Mana bisa kamu menentukan sikap sembari khawatir kehilangan pekerjaan. Kalau kamu takut nggak ada uang karen mikirin aku dan Gilang, artinya kamu sama saja nggak kasih aku dan Gilang kesempatan untuk menemanimu berjuang.
― Primadonna Angela -
Bapak, mungkin ini semua yang terbaik bagi kita semua. Mungkin Gusti Allah ingin Pita belajar untuk jadi lebih dewasa tanpa didampingi Bapak. Terima kasih karena selama ini sudah sayang banget ama Pita. Pita…Pita janji akan ngejaga Ibu dan Paka. Kalau perlu Pita akan behenti sekolah, Pak, asalkan Ibu dan Paka bisa makan. Bapak yang tenang, ya. Sekarang giliran Pita untuk ngejaga Ibu dan Paka…
― Primadonna Angela -
Begitu mudah berpaut, pengertian terjalin, saat itulah kau mendapatkan seorang teman.
― Primadonna Angela -
Benih kebaikan yang kau sebar, akan segera mekar. Membesar dan membuat kebajikan terus berkobar.
― Primadonna Angela -
Entah kenapa toko peralatan komputer selalu beraroma rokok. Entah pemiliknya, entah penjaganya, atau mungkin para pengunjung.
― Primadonna Angela -
Hidup sebagai desainer interior yang kurang menjalin netwoking dan sangat idealis membuat karier Thomas terus terpuruk. Ia bukan orang yang pandai membaca situasi, ditambah lagi ia tidak bisa berbasa-basi, kurang supel bergaul dengan orang lain. Kadang kala ia tertipu dengan permintaan klien yang mengatasnamakan proyek besar.
― Primadonna Angela -
Jalan sebagai penulis tidak selalu mudah, dan musuh terbesar adalah keragu-raguan. Sekaligus sulitnya memotivasi diri sendiri. Tapi kalau mau jadi penulis ya, kita harus bisa, tidak ada pilihan lain. Hanya kamu yang bisa, hanya kamu yang dapat menentukan akan terus menulis atau berhenti di tengah perjuanganmu.
― Primadonna Angela -
Kadang hanya dibutuhkan satu pertemuan untuk menyadari bahwa rasa itu masih bertahan.
― Primadonna Angela -
Kadang kebetulan memanglah kebetulan. Waspadalah, karena bisa jadi itu adalah rancangan.
― Primadonna Angela -
Kadang tamparan bisa lebih menyadarkan daripada kata-kata manis penuh pujian.
― Primadonna Angela -
Kalau dia sebegitu hebatnya dalam berbahasa, kenapa sampai sekarang belum ada cewek yang jatuh cinta karena rayuannya?
― Primadonna Angela -
Kalau naksir, langsung ngomong aja! Nggak usah melirik sampai sebegitunya, ngilernya kelihatan tuh!
― Primadonna Angela -
Kamu harus percaya, bahwa mimpi-mimpimu akan didengar. Kalau mau mengusahakannya, Tuhan pasti akan membantu.
― Primadonna Angela -
Kau tidak akan pernah sendirian. Di dalam hatimu, selalu ada Tuhan, sang Pengusir Kesepian.
― Primadonna Angela -
Kita semua punya sesuatu yang akan kita bela sampai titik darah penghabisan.
― Primadonna Angela -
Luka itu takkan pernah sembuh meski disiram berliter-liter cairan iodine, dibalut bermeter-meter kain kasa, dioles bergram-gram krim agar mengering. Luka itu akan tetap menganga dan bernanah. Luka yang sepanjang hayat menyisakan kepedihan dan perih yang terus mendera tiap kali tragedi itu terpanggil ingatan kembali.
― Primadonna Angela
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Primadonna Angela akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 4)
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261 -
Christian Simamora
Penulis dari Indonesia 259
Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.
Christian Simamora