Kata-kata Bijak dari Nur Hasanah

Nur Hasanah

Nur Hasanah

Penulis dari Indonesia

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

Buku dari Nur Hasanah

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 10.

  • Duh Gusti…berikan kesabaran. Aku ini sudah melarat. Kenapa masih saja ada orang yang menjahati.
    Nur Hasanah
    - +
    +3
  • Iri ya iri, tapi tidak usah ngomong di belakang.
    Nur Hasanah
    - +
    +3
  • Kamu perawan yang belum tahu apa-apa, berani-beraninya menasehati Emak soal menerima kemiskinan. Kamu larang Emak pergi ke makam-makam. Kamu pikir Emak cuma mau cari gampang. Kamu tidak tahu apa-apa soal hidup, terutama hidup Emak. Emak sudah tidak punya harga diri sejak bayi. Emak tidak pernah tahu apa itu malu. Emak anggap semua orang itu batu. Itu sebabnya Emak bisa hidup sampai sekarang. Sekarang Emak sedang berusaha memiliki harga diri biar orang Cemplong dan Karang Jambu tahu kalau Emak bisa seperti mereka.
    Nur Hasanah
    - +
    +3
  • Anak-anak nakal kok digubris. Kalau kamu nangis, bocah-bocah lanang itu mlaha senang.
    Nur Hasanah
    - +
    +2
  • Jakarta itu semrawutnya minta ampun. Orang-orangnya juga bikin susah.
    Nur Hasanah
    - +
    +2
  • Ada orang tua ngomong jangan ditinggal pergi!
    Nur Hasanah
    - +
     0
  • Bagaimana orang bisa tahu kita ini melarat atau kaya?
    Nur Hasanah
    - +
     0
  • Baru tahu huruf dan angka saja sudah berani sama Emak?! Diskeolahkan saja sudah untung kamu!
    Nur Hasanah
    - +
     0
  • Kalau sudah besar, pasti berani. Tapi jangan berani sama orangtua.
    Nur Hasanah
    - +
     0
  • Kamu itu bandel. Kalau ada orangtua ngomong, dengar coba!
    Nur Hasanah
    - +
     0
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Nur Hasanah akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Tanya Jawab

Apa kutipan paling terkenal dari Nur Hasanah?

Dua kutipan paling terkenal dari Nur Hasanah adalah:

  • "Duh Gusti…berikan kesabaran. Aku ini sudah melarat. Kenapa masih saja ada orang yang menjahati."
  • "Iri ya iri, tapi tidak usah ngomong di belakang."