Kata-kata Bijak: Moammar Emka

Moammar Emka

Moammar Emka

Penulis dari Indonesia

Lahir: 1974-

  • Aku mencintaimu dengan sadar dan akan terus mencintaimu dengan sabar.
  • Bertahan melawan logika aku masih mampu. Setengah gila mengingkari perasaanku, tersudutku tanpa ampun. Maaf aku tak mampu.
  • Bermalam-malam aku mencarimu, di antara potongan mimpi yang menyergap gelisah tidurku. Dalam doa aku berharap sebuah takdir dipertemukan akan datang suatu ketika. Entah dimana, entah kapan masanya.
  • Percuma, bergeming pun tidak. Lelahku kini melampaui batas logika, tapi tetap saja sia-sia. Kau selalu di sini, di hatiku, menggerogoti kalbu dengan rindu.
  • Yang tersisa, mungkin hanya rindu yang mengulum waras logika. Ada padamu, kunanti sekaligus kubenci.
  • Karena kata hanya perantara, tak bisa seutuhnya. Biarkan rasa yang bicara dari kedalamannya, detik ini. Masih. Rindu ini, untukmu.
+3

Kata-kata Bijak 71 s/d 80 dari 132.

  • Moammar Emka
    ajax-loader
    - +
    +5
    Kau tetap anugerah terindah bagiku. Tak peduli lebam luka karena perpisahan telah menyekam darah.
    Sumber: Dear You
  • Moammar Emka
    ajax-loader
    - +
    +5
    Mari menengok masa lalu. Memebawanya kepangkuan; meletakannya di jejak hari ini dan - mungkin, nanti.

    Sumber: Dear You 29
  • Moammar Emka
    ajax-loader
    - +
    +5
    Positif! Di nadiku terdeteksi rindu atas namamu.
    Sumber: Dear You
  • Moammar Emka
    ajax-loader
    - +
    +5
    Siapa bilang kita terpental dan kalah sbeleum berperang. Sejauh ini, kita bertahan, di sini- dalam tarian badai.

    Sumber: Dear You 46
  • Moammar Emka
    ajax-loader
    - +
    +5
    Tentangmu yang setia kujaga dan kusimpan rapi di sudut hati terdalam.
    Sumber: Dear You
  • Moammar Emka
    ajax-loader
    - +
    +4
    Aku ingin mencintaimu tanpa batas waktu. Tidak kini, dulu, apalagi nanti. Aku ingin mencintaimu saja untuk selamanya.
    Sumber: Dear You
  • Moammar Emka
    ajax-loader
    - +
    +4
    Apa yang coba kuhindari? Masa kini, lalu apa nanti? Percuma lari, ketiganya pasti kutemui. Kita bersiap diri, saja. Karena hidup itu butuh masalh supaya kita tahu bahwa kita punya kekuatan.

    Sumber: Dear You 107
  • Moammar Emka
    ajax-loader
    - +
    +4
    Beruntunglah masih bisa mencecap pahit. setidaknya kita bisa menakar manis itu seperti apa rasanya.

    Sumber: Dear You 20
  • Moammar Emka
    ajax-loader
    - +
    +4
    Bukankah cinta itu tidak pernah butuh alasan, meski cuma satu huruf?
    Sumber: Cinta Itu, Kamu
  • Moammar Emka
    ajax-loader
    - +
    +4
    Jangan buru buru - buru pergi, pagi. Mimpip dan kenyataan masih ingin bertemu. Disaksikan Matahari

    Sumber: Dear You 53
Kata-kata, quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dari Moammar Emka yang terbaik dan terkenal selalu di JagoKata.com: 132 ditemukan (halaman 8)

Tentang Moammar Emka

Moammmar Emka, dikenal sebagai seorang penulis  yang lahir di Tuban, Jawa Timur, pada 13 Februari 1974. Karya monumentalnya berjudul Jakarta Undercover, yang menceritakan sisi gelap kehidupan seks 'liar' yang ada di kota Jakarta yang kemudian diangkat kedalam cerita film layar lebar.
Buku berjudul Jakarta Undercover, menjadi buku terlarisnya dan telah dicetak ulang sebanyak 35 kali. Selain itu juga dilakukan gubahan dalam bentuk bahasa Inggris dan di pasarkan di kota-kota besar Asia, yang juga telah dilakukan cetak ulang.
Buku karya Emka yang lain adalah In Bed with Models, yang dirilis akhir Juli 2006 lalu, juga telah mengalami cetak ulang. Buku ini berkisah tentang lika-liku sisi gelap para selebriti Indonesia dalam mencari 'pendapatan tambahan' dengan 'menceburkan diri' dalam transaksi seks kelas atas.
Dalam menulis buku, Emka mengaku melakukan investigasi mendalam bertahun-tahun dengan berbagai metode, termasuk dengan pendekatan personal, clubbing, nongkrong bareng, curhat sampai mewawancarai sejumlah lelaki berduit yang pernah berkencan dengan para artis.
Emka kembali meluncurkan buku terbarunya. 24 Maret 2009 yang berjudul Tumpang Tindih. Di buku terbarunya ini, Emka memaparkan isu yang lebih global dalam urusan esek–esek dengan wilayah lebih luas tidak sekedar di Jakarta, tapi juga kota besar lain serta beberapa negara. Dalam kurun 15 tahun Emka telah merilis sebanyak 30 buku, Selain menjadi penulis, Emka juga menjadi kontributor lepas di sejumlah media cetak dan nara sumber di sejumlah program televisi.