Kata-kata Bijak 61 s/d 80 dari 132.
-
Mampukah aku beranjak pergi dengan semua tentangmu pelan-pelan membatu dan memberatkan langkahku? Padahal aku tak bisa berlama-lama disini, padahal kau juga sudah lama tak ada di sini.
― Moammar Emka -
Siapa bilang kita terpental dan kalah sbeleum berperang. Sejauh ini, kita bertahan, di sini- dalam tarian badai.
― Moammar Emka -
Untuk apa jauh-jauh lagi mencari, sementara dalam dirimu saja aku sudah menemukan alasan hidup, bahagia bersamamu.
― Moammar Emka -
Untuk tangismu yang meluap tanpa kendali, tumpahkan saja di setiap bahagia yang kumiliki.
― Moammar Emka -
Belajar melupakanmu itu sungguh pekerjaan rumah yang besar dan menguras perasaan. Andai saja akar ingatan itu tak kuat mencengkeram.
― Moammar Emka -
Berpikir itu satu langkah ke depan. Mencintai itu seribu langkah ke masa depan.
― Moammar Emka -
Cinta memang sederhana. Tapi aku memilih luar biasa memaknai jatuhnya; jatuh cinta kepadamu.
― Moammar Emka -
Cinta memiliki aturannya sendiri. Tak bisa dicerna kecuali dengan mata hati. Ikuti saja ke mana ia akan membawa serta.
― Moammar Emka -
Jika malu itu mengenal komposisi, warna lebih pas pucat pasi. Untuk rindu? Warna pelangi.
― Moammar Emka -
Kau tetap anugerah terindah bagiku. Tak peduli lebam luka karena perpisahan telah menyekam darah.
― Moammar Emka -
Setengah hati menanti, setengahnya membenci. Menanti rengkuhanmu seperti dulu, membenci rapuhku mencintaimu.
― Moammar Emka -
Aku ingin mencintaimu tanpa batas waktu. Tidak kini, dulu, apalagi nanti. Aku ingin mencintaimu saja untuk selamanya.
― Moammar Emka -
Aku tak ingin merasa paling benar mencintaimu. Aku hanya ingin mencintaimu dengan benar, dan cintamu benar untukku.
― Moammar Emka -
Apa yang coba kuhindari? Masa kini, lalu apa nanti? Percuma lari, ketiganya pasti kutemui. Kita bersiap diri, saja. Karena hidup itu butuh masalh supaya kita tahu bahwa kita punya kekuatan.
― Moammar Emka -
Cinta mendekat dan menjauh tanpa aturan. Membutuhkan waktu yang terbilang untuk pertautan dan perpisahan.
― Moammar Emka -
Jika waktu tak memihakmu, aku yang akan memelukmu dari satu masa yang tak akan hilang: segenap ingatanku, tentangmu.
― Moammar Emka -
Mari menengok masa lalu. Memebawanya kepangkuan; meletakannya di jejak hari ini dan - mungkin, nanti.
― Moammar Emka
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Moammar Emka akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 4)
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261
Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.