Kata-kata Bijak: M. Aan Mansyur

M. Aan Mansyur

M. Aan Mansyur

Penyair, Penulis dari Indonesia

Lahir: 1982-

  • Langit menjatuhkan banyak kata sifat.
  • Aku
mencintai kemalasanku dan ingin melakukannya
selalu.
  • Cinta, pernahkah bisa diterima tanpa menyiksa?
  • Ada remaja abadi yang tidak kaukenal dalam diriku.
  • Kau harus tahu lupa adalah lahan subur kenangan-kenangan. Biarkan ia mengalir seumpama sungai. Saatnya akan tiba, kau akan betul-betul lupa.
+2

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 18.

  • M. Aan Mansyur
    ajax-loader
    - +
    +194
    Masa lalu tidak pernah hilang. Ia ada tetapi tidak tahu jalan pulang. Untuk itu ia menitipkan surat-kadang kepada sesuatu yang tidak kita duga. Kita menyebutnya kenangan.
    Sumber: Kukila
  • M. Aan Mansyur
    ajax-loader
    - +
    +104
    Langit menjatuhkan banyak kata sifat.
    Sumber: Menyaksikan Pagi dari Beranda
  • M. Aan Mansyur
    ajax-loader
    - +
    +87
    Setiap orang adalah lukisan, jika tak membiarkan
    diri terperangkap bingkai.
    Sumber: Mengunjungi Museum
  • M. Aan Mansyur
    ajax-loader
    - +
    +58
    Mantan kekasih persis seperti utang, kita tidak pernah betul-betul melupakannya. Kita hanya selalu pura-pura melupakannya.
    Sumber: Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi
  • M. Aan Mansyur
    ajax-loader
    - +
    +48
    Aku
    mencintai kemalasanku dan ingin melakukannya
    selalu.
    Sumber: Menyaksikan Pagi dari Beranda
  • M. Aan Mansyur
    ajax-loader
    - +
    +34
    Ada remaja abadi yang tidak kaukenal dalam diriku.
    Sumber: Mengunjungi Museum
  • M. Aan Mansyur
    ajax-loader
    - +
    +28
    Aku bercakap dengan kau
    dan seorang lain di dalam kau.
    aku ingin mengenal dia, orang
    yang tinggal di dalam kau.
    Sumber: Kepalaku: Kantor Paling Sibuk di Dunia
  • M. Aan Mansyur
    ajax-loader
    - +
    +27
    Waktu, umpama, sebelum terkutuk jadi
    kalender atau jam dinding yang ketagihan
    mengulang hidup dan tidak menyelesaikannya.
    Sumber: Mengunjungi Museum
  • M. Aan Mansyur
    ajax-loader
    - +
    +26
    Kau harus tahu lupa adalah lahan subur kenangan-kenangan. Biarkan ia mengalir seumpama sungai. Saatnya akan tiba, kau akan betul-betul lupa.
    Sumber: Kukila
  • M. Aan Mansyur
    ajax-loader
    - +
    +12
    Kenangan, barangkali seperti perasaan sehelai kertas ketika seseorang menulis atau menggambar pohon atasnya. Ia tidak ubahnya sehelai kertas dengan gambar penuh pohon.
    Sumber: Kukila 55
Kata-kata M. Aan Mansyur - quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dari M. Aan Mansyur yang terbaik dan terkenal: 18 ditemukan

Tentang M. Aan Mansyur

M. Aan Mansyur merupakan seorang penyair dan penulis muda kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 14 Januari 1982.

Buku-buku puisi karyanya antara lain Kukila (2012), Kepalaku: Kantor Paling Sibuk di Dunia (2014) serta Melihat Api Bekerja (2015).

M. Aan Mansyur juga menulis puisi untuk film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2).