Kata-kata Bijak dari Lenang Manggala

Lenang Manggala

Lenang Manggala

Penulis dari Indonesia

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

  • Cara terbaik untuk menanamkan budaya literasi yang kuat pada seseorang adalah dengan menjadikannya sebagai seorang penulis. Karena setiap penulis, secara otomatis akan melewati tahapan membaca, berpikir, dan tentu saja menulis serta berkreasi.
  • Penguatan budaya literasi adalah kunci memajukan negeri ini.
  • Cara terbaik untuk meningkatkan kualitas karakter, kompetensi dan kesejahteraan hidup seseorang, adalah dengan menanamkan budaya literasi (membaca-berpikir-menulis-berkreasi).
  • Demi matahari senja yang menggantung manis manja di cakrawala, demi kebaikan dan ketulusan yang telaten diberikan semestas, dan demi ragam nama-nama Tuhan baik yang akrab maupun asing di telinga kita, sesungguhnya, manusia, adalah mahkluk yang merugi. Kecuali, ia yang mau belajar pada masa silam, be
  • Jangan pernah rela diperdaya oleh keadaan. Jangan pernah menjadi bodoh dan tumbang oleh omongan orang.
  • Hanya ada dua pilihan untuk memenangkan kehidupan: keberanian, atau keikhlasan. Jika tidak berani, ikhlaslah menerimanya. Jika tidak ikhlas, beranilah mengubahnya.
  • Dibenci, adalah sesuatu yang harus Anda persiapkan sejak dini. Kadang-kadang, kebaikan menimbulkan kebencian. Dan begitupula, sebaliknya.
  • Mencintai ialah mencintai. Bukan semata upaya pemenuhan hasrat untuk memiliki. Pelukan ialah jembatan. Bukan lilit tali yang saling membelit gerakan.
  • Jika pendidikan tidak mendorong manusia untuk berjuang mewujudkan impiannya, berbagi dan berkarya untuk berkontribusi pada lingkungannya, serta mengokohkan keimanan pada Sang Pencipta, maka untuk apa pendidikan itu ada?
  • Tidak ada pohon perjuangan yang berbuah kesia-siaan.
  • Kamu, ialah mimpi buruk di antara tidur lelapku: yang membangunkanku lebih dini; yang menghebatkanku lebih pagi.
  • Orang-orang besar tumbuh bersama keputusan-keputusan besar yang diambilnya. Bukan oleh kemudahan-kemudahan hidup yang didapatnya.
  • Teruslah belajar dan jangan pernah takut untuk berubah. Bukan untuk menjadi sempurna (karena bahkan Tuhan pun masih kerap dituduh kurang baik dalam melaksanakan tugas-Nya), tapi untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Ingat! Untuk perkembangan. Bukan kesempurnaan.
  • Seorang guru yang luar biasa dan dapat dijadikan harapan untuk menumbuh-kembangkan negeri ini, adalah guru yang berhasil menginspirasi. Dengan karyanya, dengan keteladanannya.
  • Mari kita beri tepuk tangan bagi mereka yang bekerja (dari dan) untuk hatinya.
  • Hidup cuma sebentar. Berhenti menanam gusar, dan jadilah besar!
  • Nilai akhir dari proses pendidikan, sejatinya terrekapitulasi dari keberhasilannya menciptakan perubahan pada dirinya dan lingkungan. Itulah fungsi daripada pendidikan yang sesungguhnya.
  • Kita tidak akan jatuh oleh hadangan gunung. Tetapi kerikil, justru yang paling kerap membuat kita jatuh terhuyung.
  • Pendidikan, adalah ujung tombak peradaban; juri kunci kesejahteraan.
+16

Kata-kata Bijak 1 s/d 20 dari 41.

  • Cara terbaik untuk menanamkan budaya literasi yang kuat pada seseorang adalah dengan menjadikannya sebagai seorang penulis. Karena setiap penulis, secara otomatis akan melewati tahapan membaca, berpikir, dan tentu saja menulis serta berkreasi.
    Lenang Manggala
    - +
    +68
  • Penguatan budaya literasi adalah kunci memajukan negeri ini.
    Lenang Manggala
    - +
    +36
  • Cara terbaik untuk meningkatkan kualitas karakter, kompetensi dan kesejahteraan hidup seseorang, adalah dengan menanamkan budaya literasi (membaca-berpikir-menulis-berkreasi).
    Lenang Manggala
    - +
    +29
  • Di zaman milenial ini, satu-satunya yang paling patut untuk kita idolakan dan kita cintai, adalah beliau yang hidup tanpa Facebook, Instagram atau Twitter, namun memiliki 1,7 milyar followers. Beliau, adalah Nabi Muhammad SAW.
    Lenang Manggala
    - +
    +23
  • Demi matahari senja yang menggantung manis manja di cakrawala, demi kebaikan dan ketulusan yang telaten diberikan semestas, dan demi ragam nama-nama Tuhan baik yang akrab maupun asing di telinga kita, sesungguhnya, manusia, adalah mahkluk yang merugi. Kecuali, ia yang mau belajar pada masa silam, berbuat yang terbaik di masa sekarang, dan menyiapkan segala sesuatu di masa depan, dengan keyakinan paling yakin pada terwujudnya sebuah impian.
    Lenang Manggala
    - +
    +13
  • Anak-anak muda jaman sekarang itu lucu dan agak susah dimengerti. Mereka cukup bersemangat membuat berbagai macam proposal untuk kegiatan organisasi yang mereka ikuti. Tapi proposal hidup yang berisi visi dan strateginya meraih mimpi, justru lupa mereka buat sendiri.
    Lenang Manggala
    - +
    +12
  • Ada banyak cara untuk bertumbuh: minum susu dan tarik selimutmu, atau berdiskusilah hingga habis jam tidurmu.
    Lenang Manggala
    - +
    +10
  • Jangan pernah rela diperdaya oleh keadaan. Jangan pernah menjadi bodoh dan tumbang oleh omongan orang.
    Lenang Manggala
    - +
    +9
  • Hanya ada dua pilihan untuk memenangkan kehidupan: keberanian, atau keikhlasan. Jika tidak berani, ikhlaslah menerimanya. Jika tidak ikhlas, beranilah mengubahnya.
    Lenang Manggala
    - +
    +8
  • Dibenci, adalah sesuatu yang harus Anda persiapkan sejak dini. Kadang-kadang, kebaikan menimbulkan kebencian. Dan begitupula, sebaliknya.
    Lenang Manggala
    - +
    +7
  • Jangan menilai perempuan dari fisiknya. Tapi hatinya. Jangan menilai laki-laki dari kekayaannya. Tapi jiwa dan dedikasinya. Karena perabot kehidupan (fisik, jabatan, atau pun kekayaan), sungguh bersifat sementara. Tapi hati dan jiwa, adalah yang kekal dan menentukan segalanya.
    Lenang Manggala
    - +
    +7
  • Jika pendidikan tidak mendorong manusia untuk berjuang mewujudkan impiannya, berbagi dan berkarya untuk berkontribusi pada lingkungannya, serta mengokohkan keimanan pada Sang Pencipta, maka untuk apa pendidikan itu ada?
    Lenang Manggala
    - +
    +6
  • Mencintai ialah mencintai. Bukan semata upaya pemenuhan hasrat untuk memiliki. Pelukan ialah jembatan. Bukan lilit tali yang saling membelit gerakan.
    Lenang Manggala
    - +
    +6
  • Tidak ada pohon perjuangan yang berbuah kesia-siaan.
    Lenang Manggala
    - +
    +5
  • Seseorang dengan penyakit kanker otak, lumpuh karena kecelakaan lalu lintas, atau seseorang yang tengah pusing menyusun lamaran pekerjaannya, pasti sangat mengharapkan untuk ada di posisi Anda sekarang. Jika demikian, bukankah memalukan apabila ada keluhan yang terposting di media sosial Anda?
    Lenang Manggala
    - +
    +4
  • Kamu, ialah mimpi buruk di antara tidur lelapku: yang membangunkanku lebih dini; yang menghebatkanku lebih pagi.
    Lenang Manggala
    - +
    +3
  • Orang-orang besar tumbuh bersama keputusan-keputusan besar yang diambilnya. Bukan oleh kemudahan-kemudahan hidup yang didapatnya.
    Lenang Manggala
    - +
    +3
  • Teruslah belajar dan jangan pernah takut untuk berubah. Bukan untuk menjadi sempurna (karena bahkan Tuhan pun masih kerap dituduh kurang baik dalam melaksanakan tugas-Nya), tapi untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Ingat! Untuk perkembangan. Bukan kesempurnaan.
    Lenang Manggala
    - +
    +3
  • Aku tidak ingin menjadi lilin yang berbinar. Aku adalah kobar: api yang membakar!
    Lenang Manggala
    - +
    +2
  • Kata-kata adalah doa. Sekaligus rencana yang kita ajukan pada semesta.
    Lenang Manggala
    - +
    +2
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Lenang Manggala akan selalu Anda temukan di