Kata-kata Bijak: Khrisna Pabichara

Khrisna Pabichara

Khrisna Pabichara

Penulis dari Indonesia

Lahir: 1975-

  • Sumur yang bening tidak akan mencari timba. Begitulah semestinya kita berlaku, tidak menyia-nyiakan waktu untuk mencari jabatan.
  • Aku merasa sedang dipermainkan oleh nasib, tenggelam ke dalam mimpi berlapis-lapis, mimpi yang di dalamnya ada mimpi lagi, lagi dan lagi.
  • Cinta yang bersyarat akan memudar tatkala syarat itu tak terpenuhi.
  • Janji hari ini akan berbeda keesokan harinya, apalagi yang bertahun-tahun.
  • Bahwa Tuhan selalu mengabulkan doa orang-orang yang memiliki keyakinan dan kemauan kuat untuk mewujudkan harapan.
  • Aku ceritakan kesedihanku kepada sungai agar sungai mengajariku bagaimana mengalir tanpa sedikitpun mengeluh.
+3

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 38.

  • Khrisna Pabichara
    ajax-loader
    - +
    +107
    Aku merasa sedang dipermainkan oleh nasib, tenggelam ke dalam mimpi berlapis-lapis, mimpi yang di dalamnya ada mimpi lagi, lagi dan lagi.
    Sumber: Sepatu Dahlan
  • Khrisna Pabichara
    ajax-loader
    - +
    +104
    Aku ceritakan kesedihanku kepada sungai agar sungai mengajariku bagaimana mengalir tanpa sedikitpun mengeluh.
    Sumber: Sepatu Dahlan
  • Khrisna Pabichara
    ajax-loader
    - +
    +58
    Penyakit pertama yang diidap para perantau adalah rindu kampung. Penyakit ini menyebabkan hasrat ingin pulang yang akut. Bagi mereka yang bisa melewati masa kritis, akan bertahan di tanah rantau. Sebaliknya, mereka yang tak mampu sembuh dan seluruh benaknya digerogoti bakteri rindu, akan pulang ketempat asal dengan gelar yang menyakitkan: orang-orang kalah.
    Sumber: Surat Dahlan 15
  • Khrisna Pabichara
    ajax-loader
    - +
    +19
    Sumur yang bening tidak akan mencari timba. Begitulah semestinya kita berlaku, tidak menyia-nyiakan waktu untuk mencari jabatan.
    Sumber: Sepatu Dahlan
  • Khrisna Pabichara
    ajax-loader
    - +
    +15
    Alangkah naïf jika hidup hanya berkisar pada sekolah, tumbuh meremaja, kuliah dan dapat gelar sarjana, lalu kawin dan punya keturunan.
    Sumber: Surat Dahlan 27
  • Khrisna Pabichara
    ajax-loader
    - +
    +15
    Bahwa Tuhan selalu mengabulkan doa orang-orang yang memiliki keyakinan dan kemauan kuat untuk mewujudkan harapan.
    Sumber: Sepatu Dahlan
  • Khrisna Pabichara
    ajax-loader
    - +
    +14
    'Tuhan, terserah Engkau saja.' Begitulah bunyi doaku. Singkat. Padat. Dan, pasrah.
    Sumber: Sepatu Dahlan
  • Khrisna Pabichara
    ajax-loader
    - +
    +14
    Banyak orang menganggap dirinya kurang beruntung sebelum ada perempuan atau lelaki yang mencintainya. Ada yang bahkan sampai bunuh diri, merampas hak Tuhan dalam urusan nyawa. Sebagai akibat kesalahan keyakinan, banyak yang mengira cinta adalah penyelamat. Kemudian, orang-orang yang berkeyakinan seperti itu menikah. Kemudian, mereka akan saling melukai, menyakiti. Setelah itu, mereka pilih cerai sebagai jalan kebahagiaan, atau bertahan demi keselamatan hubungan dengan terus berpura-pura. Kadang mereka menyatakan, dari Tuhan-lah musabah kehadiran cinta itu, dan menyalahkan Tuhan ketika mereka gagal merawat hubungan.
    Sumber: Surat Dahlan 44
  • Khrisna Pabichara
    ajax-loader
    - +
    +12
    Cinta yang bersyarat akan memudar tatkala syarat itu tak terpenuhi.
    Sumber: Sepatu Dahlan
  • Khrisna Pabichara
    ajax-loader
    - +
    +8
    Rasa cinta itu nggak salah. Meskipun kamu merasa mencintai lelaki yang punya kekasih. Tetapi, respon atas perasaanmu itulah yang penting. Kamu mau menghormati dirimu dan perasaanmu atau tidak.
    Sumber: Antologi Cinta 120
Kata-kata, quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dari Khrisna Pabichara yang terbaik dan terkenal selalu di JagoKata.com: 38 ditemukan

Tentang Khrisna Pabichara

Khrisna Pabichara lahir di Borongtammatea, Kabupaten Jeneponto, Makassar pada tanggal 10 November 1975.

Pada 1996, Khrisna Pabichara sempat menjadi guru Matematika, Fisika, dan
Akuntansi di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Tanetea setelah berhenti
sebagai tenaga audit di sebuah lembaga perbankan swasta.

Cita-cita menjadi penulis baru terwujud di tahun 2007, saat buku pertamanya yakni 12 Rahasia Pembelajar Cemerlang diterbitkan.

Beberapa karyanya antara lain Sepatu Dahlan, Surat Dahlan, Gadis Pakarena, Mengawini Ibu dan lain-lain.