Kata-kata Bijak dari Joko Pinurbo

Joko Pinurbo

Joko Pinurbo

Penyair dari Indonesia

Hidup: 1962 -

Kategori: Penyair (Modern) Negara: FlagIndonesia

Lahir: 11 Mei 1962

Kata-kata Bijak 21 s/d 35 dari 35.

  • Selamat datang. Saya sudah menyiapkan semua yang akan saudara rampas dan musnahkan: kata-kata, suara-suara, atau apa saja yang saudara takuti tapi sebenarnya tidak saya miliki.
    Joko Pinurbo
    - +
    +21
  • Sesungguhnya kita ini penggemar dangdut.
    Kita suka menggoyang-goyang memabuk-mabukkan kata
    memburu dang dang dang dan ah susah benar mencapai dut.
    Joko Pinurbo
    - +
    +15
  • Si kecil yang suka makan es krim itu sudah besar
    dan perawan, sudah tidak pemalu dan ingusan.
    Joko Pinurbo
    - +
    +14
  • “Kau penyair ya? Kutahu itu dari kepalamu yang
    botak dan licin seperti semangka.”
    Joko Pinurbo
    - +
    +14
  • Maaf, aku tidak bisa kasih hadiah apa-apa selain
    sejumlah ralat dan catatan kaki yang aku tak tahu akan
    kutaruh atau kusisipkan di mana. Sebab kau sudah
    pintar membaca dan meralat dirimu sendiri.
    Joko Pinurbo
    - +
    +13
  • Sesekali ia bercanda juga:
    “Jaman susah begini, siapa suruh jadi penyair?
    Sudah hampir pagi masih juga sibuk melamun.
    Lebih enak jadi teman penyair.”
    Joko Pinurbo
    - +
    +12
  • “Ah revolusi. Revolusi telah kulipat
    dan kuselipkan ke dalam beha.”
    Joko Pinurbo
    - +
    +11
  • Kau tampak sempoyongan, tapi kau bilang: “Aku tidak mabuk.”
    Mungkin aku harus lebih sabar menemanimu.
    Joko Pinurbo
    - +
    +9
  • Kau tergoda dan ingin lebih lama terpana ketika
    matanya mengerjap dan bulan muncrat di atas
    rambutnya yang hitam pekat
    Joko Pinurbo
    - +
    +9
  • Malam heboh sekali. Orang-orang mulai
    resah menunggu kereta.
    Joko Pinurbo
    - +
    +9
  • Para pejoget dangdut sudah tumbang dan terkulai satu demi satu
    kemudian tertidur di baris-baris sajakmu.
    Joko Pinurbo
    - +
    +9
  • Kau adalah mata, aku airmatamu.
    Joko Pinurbo
    - +
    +8
  • Kau bahkan sudah tidak seperti dulu ketika aku
    berdarah-darah menuliskanmu. Dan aku agak curiga
    jangan-jangan kau (pura-pura) pangling dengan saya.
    Joko Pinurbo
    - +
    +8
  • “Lancang benar ia. Berani menantang kita
    dengan senyumnya yang sangat subversif.
    Ia sungguh berbahaya.”
    Joko Pinurbo
    - +
    +8
  • Sebab kata-kata sudah besar, sudah selesai studi, dan
    mereka harus pergi cari kerja sendiri.
    Joko Pinurbo
    - +
    +5
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Joko Pinurbo akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 2)