Kata-kata Bijak 101 s/d 120 dari 236.
-
Pria gentleman tidak main seret wanita begitu saja. Tidak secara harfiah.
― Irene Dyah -
Sayang kan kalau harus mengorbankan pekerjaan yang disukai hanya demi menghindari seorang pria?
― Irene Dyah -
Semua manusia mengharapkan kisah cinta yang sempurna, pasangan yang tanpa cacat, kehidupan yang happily ever after tanpa perjuangan setitik pun. Mana bisa? Perjalanan hidup kita kan bukan cerita film atau novel. Kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita dapatkan.
― Irene Dyah -
Semua orang pasti ragu-ragu saat hendak memulai hal besar. Itu normal. Tapi ya jangan terus didengarkan ragu-ragunya, nanti kamu nggak maju-maju, jalan di tempat terus.
― Irene Dyah -
Tapi, terlalu banyak kebetulan yang terjadi di antara kita, Aju. Kalau kamu memang bukan jodohku, kenapa Tuhan menjadikan semuanya mudah bagiku? Ingat, kamu di Indonesia sementara aku menjelajah Eropa, lalu ke Mumbai, Korea dan toh akhirnya kita bertemu di sini. Di Taman Benjasiri. Bercakap-cakap berdekatan seperti ini. Bagaimana mungkin ini bukan takdir?
― Irene Dyah -
Aku akan memberikan apapun yang kamu inginkan, sayang.
Asli:I’ll give you anything that you want, Baby.
― Irene Dyah -
Bertanyalah kepada dirimu sendiri. Kamu akan melihat betapa palsunya dirimu.
― Irene Dyah -
Bolos kantor ternyata sangat bermanfaat untuk mengembalikan tenaga dan mood.
― Irene Dyah -
Bukan mistis. Takdir. Justru karena beragama, aku percaya ada kekuatan Sang Pencipta yang mengatur kehidupan manusia. Tiga kali aku shalat dan meminta petunjuk, dan selalu namamu yang dimunculkan.
― Irene Dyah -
Cinta itu hanya ada dua. Satu: cinta yang harus diperangi karena melahirkan perasaan bersalah. Dua: cinta yang hakiki, yang tulus, yang murni, yang membuat kita nyaman bersamanya.
― Irene Dyah -
Hati dan otakmu yang salah. Hati dan otakmu sudah berselingkuh. Itu sudah salah. Salah besar.
― Irene Dyah -
Itu bukan egois! Kamu hanya mengejar kebahagiaanmu. Tidak bolehkah manusia melakukannya? Semua orang ingin bahagia, Nada. Mungkin kecuali kamu? Bagaimana mungkin kamu bisa membahagiakan orang lain, bila kamu sendiri terus-menerus tersiksa?
― Irene Dyah -
Jadi dia sudah mendapatkan clue dari Tuhan, bahwa aku adalah jodohnya? Astaga, pria-pria seserius ini, seharusnya bertemu dengan wanita lain yang benar-benar sedang mencari suami. Bukan dengan aku, yang justru ketakutan merasakan hawa-hawa akan dilamar!
― Irene Dyah -
Jadi memang sebegitu derajat kepercayaan diri lelaki ini? Sangat lemah terhadap wanita.
― Irene Dyah -
Jangan gonta-ganti terus. Pacar kok kayak baju. Tiap hari ganti.
― Irene Dyah
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Irene Dyah akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 6)
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261
Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.