Kata-kata Bijak 21 s/d 40 dari 185.
-
Aku hanya setitik embun dan menemanimu sebentar saja, setelah itu aku akan menguap atau jatuh ketanah dan mati.
― Bernard Batubara -
Hati yang rusak memang mencintai kenangan, walau sadar didalamnya banyak luka dan kekecewaan yang tak pernah sembuh. Itulah manusia semakin sakit semakin ingat.
― Bernard Batubara -
Jatuh cinta pada pandangan pertama? Semua orang megatakan itu hal yang klasik dan klise. Sekaligus tak masuk akal dan kekanak-kanakan. Tetapi apa yang masuk akal mengenai cinta?
― Bernard Batubara -
Cinta adalah menutupi kekhawatiranmu demi ketenangan orang yang kamu cintai.
― Bernard Batubara -
Kenangan adalah benda yang diam (jika ia bisa disebut benda). Tidak bergerak dan menetap seperti guci di sudut rumah yang tidak berpenghuni. Bisu dan angker. Ia menentang hukum waktu yang selalu bergerak. Ia tidak berubah bentuk. Ia terbingkai dan bingkainya ikut abadi selamanya. Ia tidak bisa dihapus. Ia permanen. Melekat seperti roh pada jasad dan jasad pada roh. Tidak seperti kehidupan, ia tidak menginginkan perubahan. Ia tidak bisa berubah. Ia tidak bisa diapa-apakan selain diterima sebagai bagian dari sejarah dan riwayat seseorang.
― Bernard Batubara -
Kepada embun; sebagai tepian daun, tak ada yang bisa kuperbuat selain menjaga dan memperhatikanmu. Jika kau ingin jatuh, jatuhlah perlahan.
― Bernard Batubara -
Aku tahu kau tidak tahu tentang perasaanku dan hal-hal lain yang selama ini aku simpan untukmu. Tetapi kau harus tahu, aku masih mencarimu. Di semua tempat yang aku datangi. Di semua sudut yang kulewati. Maybe you will be there.
― Bernard Batubara -
Cinta adalah membiarkan semesta merawatmu saat kamu merawat orang yang kamu cintai.
― Bernard Batubara -
Kenangan itu keparat. Ia tidak akan berhenti menyerang kepalamu, bahkan semakin beringas tepat pada saat kamu berusaha untuk melupakannya.
― Bernard Batubara -
Kita semua menungggu, dan terus menunggu. Hingga kita mejadi semakin tua dan tak mampu lagi menahan harapan, lalu mati ditebang atau terkubur dalam penantian.
― Bernard Batubara -
Seseorang yang menghabiskan waktunya hanya untuk menunggu. Mendedikasikan setiap detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, untuk menyambut sebuah kedatangan kembali.
― Bernard Batubara -
Ah, betapa hanya perlu sepasang mata untuk membuat seseorang jatuh cinta semakin jauh, semakin dalam.
― Bernard Batubara -
Biarlah yang indah cukup kekal sebagai hal yang sudah jauh terlewati dan tak perlu dikunjungi lagi.
― Bernard Batubara -
Bilang gak bilang pun, kamu akan tetap punya risiko kehilangan orang yang kamu cintai.
― Bernard Batubara -
Di salah satu sudut tepi tubuh Sungai Kayu Are, terpancang tegak batang pohon Are. Sebenarnya, pohon itu pun tak lagi tampak seperti sebatang pohon. Tak ada daun atau ranting yang banyak dengan cabang-cabangnya pada tubuh pohon itu. Yang tersisa pada tubuh pohon tersebut hanyalah kaki-kakinya menancap di tanah dasar sungai dan perut juga dada lebar yang tak terasa kukuh lagi. Seumpanya pohon are itu menjelma manusia, ia akan menjadi manusia tua yang gemuk dan tanpa kepala. Dan, jika ia adalah manusia, mungkin pohon Are telah berusia tak kurang dari seratus tahun.
― Bernard Batubara -
Kau harus jadi tokoh utama dalam hidupmu, jangan sampai cuma jadi figuran atau pelengkap. Di mana pun, kapan pun, kau harus jadi penting. Ingat itu.
― Bernard Batubara
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Bernard Batubara akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 2)
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261
Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.