Kata-kata Bijak 21 s/d 40 dari 121.
-
Nikah itu memindahkan tanggung jawab, menyesuaikan dua kepala jadi satu.
― Aqessa Aninda -
Omongan jangan kayak kentut. Nggak bisa dipegang.
― Aqessa Aninda -
Dari situ gue belajar untuk nggak pernah lupa bahwa ada aja sebagian dari harta kita yang merupakan hak orang lain. Apa aja. Harta itu nggak harus materi, bisa juga pengetahuan.
― Aqessa Aninda -
Di tengah-tengah pencakar langit yang tinggi dan kokoh dengan ketidakpeduliannya akan sekitar, ada secangkir kopi yang hangat dan menenangkan.
― Aqessa Aninda -
Hebatnya perempuan di karier atau bakat itu nggak ada artinya kalo nggak bisa urus rumah.
― Aqessa Aninda -
Saya mengabadikan momen dan membawanya ke keabadian melalui lensa kamera.
Asli:I capture moments and bring it to eternity through camera lense.
― Aqessa Aninda -
Sementara Sabrina mengingatkan Satrya pada sebuah sosok dari masa lalu. Gadis itu penuh semangat, humoris, dan baik hati. Matanya begitu hidup setiap kali ia menceritakan hal yang ia sukai.
― Aqessa Aninda -
Apa bedanya pergantian tahun? Segala perubahan toh tidak langsung terjadi.
― Aqessa Aninda -
Suka itu kan lumrah, bergantung kadarnya aja. Yang khianat itu kalau dipupuk perasaannya. Jadi kadarnya berlebihan.
― Aqessa Aninda -
Akan selalu ada perempuan yang lebih dari perempuan yang ada di samping lo, Sat. It depends on your commitment.
― Aqessa Aninda -
Cara setiap orang beda-beda, Mas, untuk menenangkan diri. Tolong Mas hargai jalan yang dipilih Kinan. Dia yang tau dirinya sendiri. Kita cuma bisa kasih saran, dia yang memutuskan. Sebagai teman lo, gue mau ngingetin, lo kan udah move on. Lebih baik lo nggak usah terlalu memikirkan Kinan. Dia juga nggak pernah merespons elo, kan? don’t waste your time, Mas.
― Aqessa Aninda -
Cinta dalam dia begitu menyakitkan. Semakin diredam, semakin besar rasanya.
― Aqessa Aninda -
Gue nggak ada waktu buat ngeladenin orang yang cuma ngasih status kepemilikan doang! Emangnya gue tanah sengketa apa?
― Aqessa Aninda -
Itu bikin alis apa mau UAN sih? Repot banget pake penggaris bullet sama pensil 2B?
― Aqessa Aninda -
Kadang kita boleh saja menjadi sedikit egois untuk memenangkan diri kita sendiri. Karena kalau bukan kita sendiri yang menyayangi dan mementingkan diri kita, siapa lagi? Kita nggak bisa menunggu orang lain yang melakukan itu.
― Aqessa Aninda -
Kadang waktu yang tepat menemukan cinta adalah pada saat kita putus asa.
Asli:Sometimes the best time to find love is when we’re in the hopeless place at the hopeless time.
Satu Ruang 259― Aqessa Aninda
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Aqessa Aninda akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 2)
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261
Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.