Kata-kata Bijak: Ahmad Fuadi

Ahmad Fuadi

Ahmad Fuadi

Penulis dari Indonesia

Lahir: 1972

  • Hidup sekali hiduplah yang berarti.
  • Aku akan berjuang diatas rata-rata yang dilakukan orang lain.
  • Dunia perkawinan adalah dunia berbagi dan saling mengerti. Bukan dunia berharap dan meminta.
  • Bagiku gaji itu nomer dua, yang utama apakah hatiku sejalan dengan pekerjaan. Kepuasan batin.
  • Dari gesekan dan kesulitanlah, sebuah pribadi akan terbentuk matang.
  • Banyak profesi diluar sana, usahakanlah untuk memilih yang paling mendewasakan dan yang paling bermanfaat buat sesama.
+3

Kata-kata Bijak 41 s/d 50 dari 126.

  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +8
    Ternyata, berjalan di atas jalan yang tertutup es yang licin cukup melelahkan. Rasanya seperti menumpuk jarak dua kali lebih jauh. Setibanya di tempat tujuan, syal yang menutup hidung akan penuh dengan butiran es yang kadang juga menempel di tepi bulu mata.
    Sumber: Berjuang di Tanah Rantau 51
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +7
    Hal lain yang patut kusyukuri semenjak menjadi BMI di Hong Kong adalah keberhasilanku menyekolahkan adik-adikku ke jenjang yang lebih tinggi dari pendidikanku. Aku empat bersaudara, adik pertamaku sekarang sudah berumah tangga. Adik keduaku kerja di sebuah apotek di Surabaya, sedangkan adik bungsuku masih sekolah di SMP kelas satu.
    Sumber: Berjuang di Tanah Rantau 70
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +7
    Jangan menunda-nunda sesuatu yang penting, karena kalau hilang bisa hilang selamanya. Yang ada hanya penyesalan yang akan hadir selamanya.
    Sumber: Rantau Satu Muara
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +7
    Orang boleh menodong senapan, tapi kalian punya pilihan, untuk takut atau tetap tegar.
    Sumber: Negeri 5 Menara
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +6
    Memang SMA itu masa yang indah... Kita Cuma agak stress kalau mau ujian saja. Selebihnya adalah bermain. Kalau di PM, setiap hari kita seperti ujian... Tapi yang indah bukan berarti masa yang paling berguna untuk mempersiapkan mental dan kepribadian kita.
    Sumber: Negri Lima Menara 157
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +6
    Negaraku surgaku, bila tiba waktunya, kita wajib pulang mengamalkan ilmu, memajukan bangsa kita.
    Sumber: Negri Lima Menara 405
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +5
    Aku menolak untuk mengeluh tentang kegetiran, aku tidak mau mabuk dengan kesenangan. Getir dan senang, keduanya telah melengkapi racikan hidup ini.
    Sumber: Rantau satu Muara
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +5
    Bagaimana kalau kita tidak pernah merasa memiliki? dan sebaiknya kita jangan terlalu merasa memiliki, sebaliknya kita malah yang harus merasa dimiliki. Oleh Sang Maha Pemilik.
    Sumber: Rantau Satu Muara
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +5
    Bahkan rasa cinta itu sendiri adalah titipan-Nya. Tentu tidak ada salahnya mencintai dan mengambil tanggung jawab.
    Sumber: Rantau Satu Muara
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +5
    Bila hidupku tidak berlangsung lama lantas kenapa kutipan-kutipan negatif menyelubungi keyakinan-keyakinanku?
    Sumber: Rana Tiga Warna
Kata-kata, quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dari Ahmad Fuadi yang terbaik dan terkenal selalu di JagoKata.com: 126 ditemukan (halaman 5)

Tentang Ahmad Fuadi

Ahmad Fuadi lahir tanggal 30 Desember 1972 di Nagari Bayur, Maninjau, Sumatra Barat. Masa pendidikan SD dan SMP Ahmad Fuadi ia jalani di tanah kelahirannya yaitu Maninjau, Agam, Sumatra Barat. Dan kemudian pada tahun 1988, Ahmad Fuadi memulai pendidikan menengahnya di KMI Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo karena permintaan ibunya dan lulus di pondok pesantren tersebut pada tahun 1992. Prinsip yang masih dipengang sampai saat ini di peroleh dari guru-gurunya semasa di pesantren adalah “man jadda wajada”, yang artinya "barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan menemui kesuksesan", serta ada sebuah kata-kata lagi yang selalu dia ingat bahwa "orang yang paling baik di antaramu adalah orang yang paling banyak manfaat". Kemudian melajutkan kuliah dengan mengambil jurusan Hubungan Internasional (HI) di Universitas Padjajaran, Bandung. Sebelum lulus S1, saat itu ia mengikuti sebuah program ASEAN student gathering yang merupakan program S1 di mana mahasiswa ASEAN menjalani perkuliahan bersama di University of Singapore. Lulus S1 Hubungan International di Universitas Padjajaran, beliau juga bekerja part time sebagai wartawan majalah Tempo, Voice of America (VOA) dan karena prestasinya, pada tahun 1998 ia mendapat beasiswa S2 di School of Media and Public Affairs, George Washington University.

http://negeri5menara.com

https://www.facebook.com/fuadiN5M

https://twitter.com/fuadi1

https://www.instagram.com/afuadi/