Kata-kata Bijak: Ahmad Fuadi

Ahmad Fuadi

Ahmad Fuadi

Penulis dari Indonesia

Lahir: 1972

  • Hidup sekali hiduplah yang berarti.
  • Aku akan berjuang diatas rata-rata yang dilakukan orang lain.
  • Dunia perkawinan adalah dunia berbagi dan saling mengerti. Bukan dunia berharap dan meminta.
  • Bagiku gaji itu nomer dua, yang utama apakah hatiku sejalan dengan pekerjaan. Kepuasan batin.
  • Dari gesekan dan kesulitanlah, sebuah pribadi akan terbentuk matang.
  • Banyak profesi diluar sana, usahakanlah untuk memilih yang paling mendewasakan dan yang paling bermanfaat buat sesama.
+3

Kata-kata Bijak 11 s/d 20 dari 126.

  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +32
    Sebagai mahasiswa yang ingin punya banyak teman, gue selalu berusaha membagi waktu agar tetap bisa jalan-jalan, tetapi nilai-nilai kuliah bagus. Tantangan lainnya, gue agak kesulitan menangkap penjelasan dosen dalam bahasa Italia.
    Sumber: Berjuang di Tanah Rantau 149
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +29
    Intinya nilai bukan hanya sekedar membuktikan seberapa banyak ilmu yang telah di serap otak, tapi seberapa kuat seorang siswa melawan tekanan waktu, kebosanan, psikologis dan fisik. Siapa yang bisa mengatasi semua faktor itu, maka dia adalah pemenang.
    Sumber: Negeri Lima Menara
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +28
    Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan. Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang
    Sumber: Negri Lima Menara
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +25
    Carilah misi kalian masing-masing. Mungkin misi kalian adalah belajar Al-Quran, mungkin menjadi orator, mungkin membaca puisi, mungkin menulis, mungkin apa saja. Temukan dan semoga kalian menjadi orang yang berbahagia.
    Sumber: Negri Lima Menara 106
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +24
    Aku berusaha mencari kesempatan agar bisa shalat karena perasaan hati ini selalu kosong dan gelisah. Akhirnya, aku menemukan waktu yang tepat, bangun pukul 02.00 dan menjalankan shalat Tahajud, Hajat, Taubat serta semua wird-wirid sebisaku. Aku menangis dan memohon pertolongan Allah agar tetap bisa bekerja mencari nafkah.
    Sumber: Berjuang di Tanah Rantau Asa Yang Terpatri: 173
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +22
    Dulunya ulat yang lemah dan jelek kini jadi rama-rama bersayap indah. Sesuatu itu bisa indah pada waktunya.
    Sumber: Rantau Satu Muara
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +22
    Sejarah bukan seni bernostalgia, tapi sejarah adalah ibrah, pelajaran, yang bisa kita tarik ke masa sekarang, untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
    Sumber: Negri Lima Menara 112
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +20
    Aku sempat bimbang, kenapa orang diajar menjadi seorang whistle blower? “Sekarang semakin banyak orang semakin tak acuh dengan kebobrokan di sekitar mereka. Metode jasus adalah membangkitkan semangat untuk aware dengan ketidak beresan di masyarakat. Penyimpangan harus diluruskan... Katakanlah kebenaran walaupun itu pahit. Ini adalah self correction, untuk memberikan efek jera. Dan yang paling penting, memastikan semua warga PM sadar sesadar-sadarnya, bahwa jangan pernah meremehkan aturan yang sudah dibuat. Sekecil apapun, itulah aturan dan aturan ada untuk ditaati.
    Sumber: Negri Lima Menara 78
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +19
    Sungguh ini adalah ibadah puasa terpanjang dalam hidup saya. Kami memulai sahur pukul 2.30 dini hari, ketika orang lain tengah pulas tidur, kemudian dilanjutkan dengan shalat Subuh pada pukul 3.00 pagi.
    Sumber: Berjuang di Tanah Rantau 102
  • Ahmad Fuadi
    ajax-loader
    - +
    +17
    Berapa ratus malam sepi yang aku habiskan sampai dini hari untuk mengasah kemampuanku, belajar, membaca, menulis, dan berlatih tanpa henti. Melebihkan usaha di atas rata-rata orang lain agar aku bisa meningkatkan harkat diriku.
    Sumber: Rantau satu Muara
Kata-kata, quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dari Ahmad Fuadi yang terbaik dan terkenal selalu di JagoKata.com: 126 ditemukan (halaman 2)

Tentang Ahmad Fuadi

Ahmad Fuadi lahir tanggal 30 Desember 1972 di Nagari Bayur, Maninjau, Sumatra Barat. Masa pendidikan SD dan SMP Ahmad Fuadi ia jalani di tanah kelahirannya yaitu Maninjau, Agam, Sumatra Barat. Dan kemudian pada tahun 1988, Ahmad Fuadi memulai pendidikan menengahnya di KMI Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo karena permintaan ibunya dan lulus di pondok pesantren tersebut pada tahun 1992. Prinsip yang masih dipengang sampai saat ini di peroleh dari guru-gurunya semasa di pesantren adalah “man jadda wajada”, yang artinya "barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan menemui kesuksesan", serta ada sebuah kata-kata lagi yang selalu dia ingat bahwa "orang yang paling baik di antaramu adalah orang yang paling banyak manfaat". Kemudian melajutkan kuliah dengan mengambil jurusan Hubungan Internasional (HI) di Universitas Padjajaran, Bandung. Sebelum lulus S1, saat itu ia mengikuti sebuah program ASEAN student gathering yang merupakan program S1 di mana mahasiswa ASEAN menjalani perkuliahan bersama di University of Singapore. Lulus S1 Hubungan International di Universitas Padjajaran, beliau juga bekerja part time sebagai wartawan majalah Tempo, Voice of America (VOA) dan karena prestasinya, pada tahun 1998 ia mendapat beasiswa S2 di School of Media and Public Affairs, George Washington University.

http://negeri5menara.com

https://www.facebook.com/fuadiN5M

https://twitter.com/fuadi1

https://www.instagram.com/afuadi/