Kata-kata Bijak: Achmad Mustafa Bisri

Achmad Mustafa Bisri

Achmad Mustafa Bisri

Penyair dan penulis kolom dari Indonesia

Lahir: 1944-

  • Cobaan yang berupa anugerah tidak kalah gawatnya dibanding cobaan yang berupa penderitaan.
  • Berbahagialah mereka yang tidak mempunyai sesuatu untuk dikatakan dan diam.
  • Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain.
  • Ada yang sibuk memperdebatkan ibadah, hingga tak sempat ibadah.
  • Boleh berhenti sekolah, tapi jangan berhenti belajar.
  • Berbuat baik sajalah dan biarkan mereka yang menerima kebaikanmu yang mengingatnya.
+3

Kata-kata Bijak 41 s/d 43 dari 43.

  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +14
    Jangan berlebihan membenci. Nanti engkau akan menghalalkan segala cara untuk mendiskreditkan orang yang engkau benci. Dan engkau sendiri yg rugi.
  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +12
    Amal makruf dan nahi munkar seharusnya disampaikan dengan cara yang makruf juga.
    Sumber: Lukisan Kaligrafi 26
  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +10
    Apa yang tidak mengingatkanmu kepadaNYA? lalu apa yang membuatmu lupa?
Kata-kata Achmad Mustafa Bisri - quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dari Achmad Mustafa Bisri yang terbaik dan terkenal: 43 ditemukan (halaman 5)

Tentang Achmad Mustafa Bisri

Achmad Mustafa Bisri atau Gus Mus dilahirkan di Rembang, Jawa Tengah pada 10 Agustus 1944. Gus Mus adalah seorang Kiyai, penyair, novelis, pelukis, budayawan dan cendekiawan muslim. Ia telah memberi warna baru pada peta perjalanan kehidupan sosial dan politik para ulama. Beliau adalah seorang kiyai yang bersahaja, bukan kiyai yang ambisius dan juga kiyai pembelajar bagi para ulama dan umat. Merasa tidak cocok dengan dunia politik, Gus Mus yang menguasai tiga bahasa yakni bahasa Arab, Inggris dan Prancis ini lebih banyak berkiprah sebagai kutu buku dan penulis buku. Tentu, di samping jabatannya sebagai Rais Syuriah PB NU, Anggota Dewan Penasihat DPP PKB, dan tentu saja Pimpinan Pondok Pesantren di Rembang. Di antara karyanya adalah: Ensiklopedi Ijmak, Proses Kebahagiaan, Pokok Pokok Agama, Kimaya Sa’adah, Nyamuk yang Perkasa dan Awas, Manusia. Serta kumpulan puisi OHOI, Tadarus, Pahlawan dan Tikus, Rubayat Angin dan Rumput, dan lainnya.