Kata-kata Bijak: Achmad Mustafa Bisri

Achmad Mustafa Bisri

Achmad Mustafa Bisri

Penyair dan penulis kolom dari Indonesia

Lahir: 1944-

  • Achmad Mustafa Bisri
  • Cobaan yang berupa anugerah tidak kalah gawatnya dibanding cobaan yang berupa penderitaan.
  • Berbahagialah mereka yang tidak mempunyai sesuatu untuk dikatakan dan diam.
  • Ada yang sibuk memperdebatkan ibadah, hingga tak sempat ibadah.
  • Boleh berhenti sekolah, tapi jangan berhenti belajar.
  • Berbuat baik sajalah dan biarkan mereka yang menerima kebaikanmu yang mengingatnya.
  • Malaikat tidak pernah salah, setan tidak pernah benar. Manusia bisa salah dan benar, maka kita dianjurkan saling mengingatkan bukan menyalahkan.
+3

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 44.

  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +383
    Adalah terlalu berani membawa ayat-ayat dan sunah Rasul SAW untuk kepentingan politik praktis. Itu merupakan pelecehan dan sekaligus membuat umat bingung. Lihatlah, tokoh partai ini menggunakan ayat dan hadis ini untuk mendukung partainya. Apa ini tidak membingungkan masyarakat? Bila kemudian, dengan menggunakan sabda Allah dan Rasul-Nya, masyarakat awam meyakininya sebagai kebenaran mutlak, apa tidak terjadi sikap mutlak-mutlakan antar pendukung partai? Kalau tidak mengerti politik, mbok sudah, rela saja tidak usah berpolitik, daripada membawa-bawa agama. Apakah tokoh-tokoh yang suka membawa-bawa ayat dan hadis itu tidak memikirkan akibatnya di dunia maupun di akhirat kelak? Bagaimana kalau masing-masing pendukung yang awam itu meyakini bahwa mendukung partainya sama dengan mendukung agama dan memperjuangkan partainya sama dengan jihad fi sabilillah?
    Sumber: Lukisan Kaligrafi 15
  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +302
    Orang yang tidak mampu melihat kekurangannya sendiri, sulit bisa melihat kelebihan-kelebihan orang lain.
  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +261
    Geram pada malam tak hilangkan kelam, murka pada siang tak sirnakan bayang.
  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +165
    Penampilan luar orang belum tentu menggambarkan pribadinya, bahkan seringkali kita terkecoh kalau hanya melihat penampilan seseorang. Bukankah kita sering melihat orang yang tampaknya sopan dan halus, ternyata tabiatnya suka menghasut.
    Sumber: Lukisan Kaligrafi 89
  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +162
    Sebelum menendang, perlu engkau sadari bahwa engkau akan berdiri dengan satu kaki saja.
  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +154
    Malaikat tidak pernah salah, setan tidak pernah benar. Manusia bisa salah dan benar, maka kita dianjurkan saling mengingatkan bukan menyalahkan.
  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +146
    Boleh berhenti sekolah, tapi jangan berhenti belajar.
  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +133
    Iman tidaklah sekedar ucapan, tapi amanah dan tanggung jawab.
  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +123
    Menghormati orang lain adalah bagian dari menghormati diri sendiri.
  • Achmad Mustafa Bisri
    ajax-loader
    - +
    +121
    Ada yang sibuk memperdebatkan ibadah, hingga tak sempat ibadah.
Kata-kata, quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dari Achmad Mustafa Bisri yang terbaik dan terkenal selalu di JagoKata.com: 44 ditemukan

Tentang Achmad Mustafa Bisri

Achmad Mustafa Bisri atau Gus Mus dilahirkan di Rembang, Jawa Tengah pada 10 Agustus 1944. Gus Mus adalah seorang Kiyai, penyair, novelis, pelukis, budayawan dan cendekiawan muslim. Ia telah memberi warna baru pada peta perjalanan kehidupan sosial dan politik para ulama. Beliau adalah seorang kiyai yang bersahaja, bukan kiyai yang ambisius dan juga kiyai pembelajar bagi para ulama dan umat. Merasa tidak cocok dengan dunia politik, Gus Mus yang menguasai tiga bahasa yakni bahasa Arab, Inggris dan Prancis ini lebih banyak berkiprah sebagai kutu buku dan penulis buku. Tentu, di samping jabatannya sebagai Rais Syuriah PB NU, Anggota Dewan Penasihat DPP PKB, dan tentu saja Pimpinan Pondok Pesantren di Rembang. Di antara karyanya adalah: Ensiklopedi Ijmak, Proses Kebahagiaan, Pokok Pokok Agama, Kimaya Sa’adah, Nyamuk yang Perkasa dan Awas, Manusia. Serta kumpulan puisi OHOI, Tadarus, Pahlawan dan Tikus, Rubayat Angin dan Rumput, dan lainnya.