Cornelia Funke
Penulis dari Jerman
Hidup: 1958 -
Kategori: Penulis (Modern) Negara:
Jerman
Lahir: 10 Desember 1958
Kata-kata Bijak 1 s/d 20 dari 24.
-
Kau tidak membaca sebuah buku secara utuh tanpa menyepi sendirian. Namun melalui kesendirian ini, kau akan terlibat secara intim dengan orang-orang yang tidak akan pernah bisa kautemui bila kau tidak membaca buku, apakah karena mereka sudah sejak berabad-abad lalu meninggal, atau karena mereka berbicara dalam bahasa yang tidak kau mengerti. Dan, walaupun begitu,mereka menjadi teman-teman terdekatmu, penasihatmu yang paling bijaksana, penyihir yang menghipnotismu, kekasih yang sejak dulu kuimpikan.
― Cornelia Funke -
Buku-buku mengundang untuk dibaca
Terpajang di rak-rak buku.
Dermaga bagi jembatan yang akan membawa
Ke negeri dongeng.― Cornelia Funke -
Dan saat membalik-balik halaman buku-buku tua kita terkadang menemukan kalimat dogmatis suram yang digarisbawahi. Dulu kau pernah berada di sini, namun pada waktu yang terlupakan.
― Cornelia Funke -
Kenapa buku yang dibaca berkali-kali sepertinya jadi lebih tebal? Seakan ada sesuatu yang tertinggal di antara halaman buku setiap kali kita menyentuhnya. Perasaan-perasaan, pikiran-pikiran, suara-suara, aroma-aroma. Dan kalau bertahun-tahun kemudian kau membuka halaman-halaman itu lagi, kau akan menemukan dirimu di dalamnya, kau yang sedikit lebih muda, sedikit berbeda, seolah buku itu mengabadikanmu seperti bunga yang diawetkan, asing sekaligus akrab.
― Cornelia Funke -
Yang terkenang akan terlupakan, jika Tuhan tidak menganugerahkan buku untuk menolong manusia yang fana.
― Cornelia Funke -
Aku memimpikan buku yang tak terbatas, Buku yang tak berjilid, Halaman-halamannya berserakan dalam kelimpahan.
― Cornelia Funke -
Buku bukan benda rapuh atau hiasan. Buku ya buku. Yang paling penting adalah isinya, dan isi buku tidak akan tumpah bila kau menumpuknya menjadi satu.
― Cornelia Funke -
Bunyi yang ditimbulkan lembar-lembar buku pertama kali dibuka tidak pernah sama, tergantung ia sudah tahu apa yang akan diceritakan buku itu untuknya atau belum.
― Cornelia Funke -
Dalam buku aku bertemu dengan mereka yang telah mati, seolah mereka masih hidup.
― Cornelia Funke -
Elianor memang cukup kaya. Tapi suatu saat nanti dia mungkin akan semiskin tikus karena membelanjakan semua uangnya untuk membeli buku. Aku takut dia juga tak akan ragu menjual jiwanya, jika ada iblis yang bisa memberikan buku yang diinginkannya.
― Cornelia Funke -
Beberapa buku harus kita coba. Beberapa bisa ditelan. Namun hanya ada sedikit yang bisa kita kunyah lalu cerna dengan sempurna.
― Cornelia Funke -
Buku bisa jadi seperti kertas antilalat, menarik segalanya ke dekatnya. Tidak ada tempat yang bisa mengikat ingatan sebaik halaman-halaman yang dicetak.
― Cornelia Funke -
Bungkus buku itu dengan kain kalau sedang tidak kau baca. Malam hari udaranya lembap.
― Cornelia Funke -
Dalam buku aku melihat apa yang akan datang, semua akan hancur dan musnah seiring berlalunya waktu.
― Cornelia Funke -
Kalau kau begitu mencintai sebuah buku hingga membacanya lagi dan lagi, tahukah apa yang kau harapkan? Kau ingin masuk ke buku itu.
― Cornelia Funke
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Cornelia Funke sama buku akan selalu Anda temukan di JagoKata.com
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261



Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.