Tentang Boy Candra
Boy Candra lahir pada tanggal 21 November 1989 dan besar di Sumatera Barat. Pernah kuliah di jurusan Administrasi Pendidikan, Universitas Negeri Padang. Aktif di organisasi komunikasi dan radio di kampus (UKKPK UNP). Aktif menulis sejak tahun 2011 Selain ingin terus menulis novel dan buku fiksi lainnya. Juga punya cita-cita menerbitkan buku puisi.
Buku yang sudah terbit: Origami Hati (2013), Setelah Hujan Reda (2014), Catatan Pendek Untuk Cinta Yang Panjang (2015), Senja, Hujan, dan Cerita yang Telah Usai (2015).
Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 10.
-
Tak usah lupakan, hanya saja biasakanlah diri untuk hidup tanpa dia.
― Boy Candra -
Semua benda itu memiliki kenangan. Apalagi benda-benda yang diberikan oleh seseorang yang penting dalam hidup kita. Kamu harus bisa menempatkan, merawat, dan menyimpannya, di tempat yang tidak akan membuat benda itu rusak. Sebab, kalau benda itu rusak, bagian dari kenangan itu juga ikut rusak.
― Boy Candra -
Ada beberapa hal tak perlu dijelaskan. Ada beberapa orang tak perlu ditanggapi. Hidup tidak selalu soal memberi penjelasan dan menanggapi segala hal. Beberapa hal memang hanya perlu bodo amat, karena dijelaskan dan ditanggapi pun juga tidak akan diterima. Jangan pusingkan dirimu.
― Boy Candra -
Semakin bertambah jumlah usia, semakin sadar akan perlunya tidur malam dan memilih makanan yang baik untuk tubuh. Mungkin kita tidak bisa mengubah jatah hidup, tapi kita bisa memperbaiki pola baik untuk hidup.
― Boy Candra -
Apalah artinya aku hidup denganmu nanti, sedangkan masa lalumu masih hidup di hatimu.
― Boy Candra -
Hidup memang tak semudah kalimat-kalimat bijak. Tapi lebih bijaksana menjadikan kalimat itu sebagai penyemangat dari pada terus mengutuki dan tak berbenah apa-apa.
― Boy Candra -
Mana ada kehidupan yang enak tanpa kerja keras? Sesungguhnya kenikmatan hidup itu terletak pada kerja keras dari pekerjaan yang kamu sukai. Garis bawahi, pekerjaan yang kamu sukai.
― Boy Candra -
Sebagian teman ikut tes CPNS. Sebagian lagi lanjut pendidikan. Ada juga yang segera menikah. Ada yang sudah berkeluarga lalu berpisah. Pada akhirnya, hidup punya jalan masing-masing. Fokuslah pada apa yang menjadi alasan bahagiamu. Bukan fokus pada hidup orang lain.
― Boy Candra -
Segala macam penyakit berawal dari pola hidup yang tidak baik. Jika ingin sehat, perbaiki pola hidup. Sebab, kalau dikasih obat terus, tanpa perbaki pola hidup. Itu tidak baik.
― Boy Candra -
Saat setiap kamu mendengar kata ‘mas-mas’ yang ada di kepalamu adalah ‘mas kawin’ mungkin sudah saatnya kau butuh kawan berbagi hidup.
― Boy Candra
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261 -
Christian Simamora
Penulis dari Indonesia 259




















Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.
Christian Simamora