Kata-kata Bijak dari Boy Candra sama belajar

Boy Candra

Boy Candra

Penulis dari Indonesia

Hidup: 1989 -

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

Tentang Boy Candra

Boy Candra lahir pada tanggal 21 November 1989 dan besar di Sumatera Barat. Pernah kuliah di jurusan Administrasi Pendidikan, Universitas Negeri Padang. Aktif di organisasi komunikasi dan radio di kampus (UKKPK UNP). Aktif menulis sejak tahun 2011 Selain ingin terus menulis novel dan buku fiksi lainnya. Juga punya cita-cita menerbitkan buku puisi.
Buku yang sudah terbit: Origami Hati (2013), Setelah Hujan Reda (2014), Catatan Pendek Untuk Cinta Yang Panjang (2015), Senja, Hujan, dan Cerita yang Telah Usai (2015).

  • Ada saatnya kau harus melepaskan seseorang, bukan karena tidak mencintainya, tetapi demi menjaga hati kita sendiri agar tidak terluka lagi oleh sikap yang sama dan orang yang sama.
  • Barangkali Tuhan sedang tidak ingin kamu jatuh cinta. Agar kamu bisa mencintai dirimu lebih lama.
  • Barangkali kau yang tak pernah mau belajar, dan enggan mengakui bahwa sikapmu memang salah.
  • Cinta itu kaya, tak selayaknya ia membuatmu menjadi pengemis.
  • Jika pada akhirnya kamu hanya kisah yang memilih patah dan menyerah, untuk apa dulu kamu bersikeras mengajakku berjuang melawan resah?
  • Saat kau dicampakkan akan ada pemungut hati yang lebih tulus untuk mengajakmu kembali berdiri.
  • Cintailah aku tanpa meminta melupakan masa lalu. Karena aku juga akan mencintaimu, tanpa pernah perduli bagaimana masa silammu.
  • Bukankah cinta adalah proses menuju jalan pulang?, berjalan menuju seseorang yang kelak kau sebut rumah dan menetap di sana hingga waktu menutup usia.
  • Gunakanlah hatimu untuk berbicara dengan matanya. Karena hati dan mata terlalu sulit untuk berdusta. Agar kau tahu mana cinta yang tulus, mana cinta yang rakus.
  • Jika perempuan adalah permukaan danau yang tenang. Maka laki-laki hanyalah perahu nelayan di atasnya. Salah dayung maka tenggelam sudah jadinya.
  • Jika kau harus menangis, menangislah seperlunya.Karena air mata sebenarnya tidak lebih kuat dari doa-doa.
  • Tak ada yang tahu kapan hati bisa dengan mudah menerima orang yang baru saat ia patah begitu sendu oleh cinta yang ternyata hanya benalu.
  • Kita tidak perlu saling menyalahkan. Juga tidak usah mencari siapa yang salah. Karena sejatinya, dalam hubungan asmara, berbeda pendapat adalah hal yang wajar.
  • Kadang, kita memang harus percaya doa-doa jauh lebih kuat dari segalanya.
  • Cinta selalu mengubah seseorang. Tidak perlu menjadi orang lain. Hanya saja kau harus menjadi dirimu yang lebih baik. Dirimu yang bisa membuat pasanganmu bangga dan bahagia.
  • Jangan berpaling dan membuat kita menjadi dua orang asing.
  • Jatuh cinta dengan cara yang tidak berlebihan. Agar apa yang terasa bisa bertahan dengan semestinya.
  • Rasa nyaman ini adalah bahagia. Lalu kenapa harus takut, kalau kita akhirnya saling jatuh cinta?.
  • Raga akan menghilang, tetapi cinta akan selalu dikenang.
  • Bodoh memang kalau aku harus memikirkan kamu. Lelaki yang tak pernah tahu tentang sakit yang kurasakan. Tapi kalau tak bodoh, bukan cinta namanya.
+17

Kata-kata Bijak 1 s/d 11 dari 11.

  • Barangkali kau yang tak pernah mau belajar, dan enggan mengakui bahwa sikapmu memang salah.
    Boy Candra
    - +
    +992
  • Pada hati kau akan tetap setia. Belajar mencari kata se-iya. Belajar mengerti bahwa ingin kita tak selalu sama, dan selalu belajar bagaimana kita mencari keputusan berdua.
    Boy Candra
    - +
    +663
  • Kau dan aku hanya perlu saling belajar menghargai pola pikir kita.
    Boy Candra
    - +
    +107
  • Akhirnya aku belajar melepasmu, bukan karena aku tidak lagi mencintaimu. Bukan juga karena sayangku sudah habis di dalam hati. Namun, mencintai sendirian bukanlah cinta yang wajar. Aku dibunuh debar-debar dada dan kecemasan akan kenangan berselimut luka.
    Boy Candra
    - +
    +68
  • Belum mengenal, sudah menolak. Belum tahu, sudah bicara banyak. Kita kadang malas belajar, namun merasa lebih tahu dan kurang sabar.
    Boy Candra
    - +
    +24
  • Istilah “beli kaca, dan bercerminlah!’ sebelum diucapkan ke orang lain. Ada baiknya, belajar bercermin sendiri lebih dulu. Nanti kalau yang disarankan minta ajari cara bercermin dan kamu tidak pandai, ketahuan kan kamunya yang jarang ngaca.
    Boy Candra
    - +
    +23
  • Bisa jadi setelah belajar melepaskannya, dia malah semakin dekat denganmu. Atau, malah didekatkan yang lebih baik dari dia untukmu.
    Boy Candra
    - +
    +7
  • Aku belajar menerima diri, bahwa aku memang bukan orang yang kau inginkan.
    Boy Candra
    - +
    +2
  • Setiap orang ingin dimengerti. Tetapi tidak semua belajar mengerti orang lain.
    Boy Candra
    - +
    +2
  • Aku belajar melepasmu pergi dari hari ke hari. Hingga suatu saat nanti, kusadari tak ada guna menyertakan dirimu di hidupku lagi.
    Boy Candra
    - +
    +1
  • Tidakkah kamu belajar? Berapa yang muncul sebab sensasi, melambung, sangat besar, dipuja-puja, lalu layu, hilang, tertelan, lekas dilupakan. Jika kau ingin jadi bintang, akan selalu ada bintang-bintang baru. Jika jadi dirimu, tak ada yang sama seperti dirimu.
    Boy Candra
    - +
    +1
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Boy Candra sama belajar akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Tanya Jawab

Apa kutipan paling terkenal dari Boy Candra?

Dua kutipan paling terkenal dari Boy Candra adalah:

  • "Barangkali kau yang tak pernah mau belajar, dan enggan mengakui bahwa sikapmu memang salah."
  • "Pada hati kau akan tetap setia. Belajar mencari kata se-iya. Belajar mengerti bahwa ingin kita tak selalu sama, dan selalu belajar bagaimana kita mencari keputusan berdua."

Apa saja buku terkenal karya Boy Candra?

Beberapa buku terkenal karya Boy Candra adalah "Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang", "Origami Hati" dan "Sebuah Usaha Melupakan".

Kapan Boy Candra hidup??

Boy Candra masih hidup dan lahir pada tahun 1989.