Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 10.
-
Hati yang rusak memang mencintai kenangan, walau sadar didalamnya banyak luka dan kekecewaan yang tak pernah sembuh. Itulah manusia semakin sakit semakin ingat.
― Bernard Batubara -
Di salah satu sudut tepi tubuh Sungai Kayu Are, terpancang tegak batang pohon Are. Sebenarnya, pohon itu pun tak lagi tampak seperti sebatang pohon. Tak ada daun atau ranting yang banyak dengan cabang-cabangnya pada tubuh pohon itu. Yang tersisa pada tubuh pohon tersebut hanyalah kaki-kakinya menancap di tanah dasar sungai dan perut juga dada lebar yang tak terasa kukuh lagi. Seumpanya pohon are itu menjelma manusia, ia akan menjadi manusia tua yang gemuk dan tanpa kepala. Dan, jika ia adalah manusia, mungkin pohon Are telah berusia tak kurang dari seratus tahun.
― Bernard Batubara -
Mama tak pernah tahu bahwa aku bisa berbicara kepada hujan. Percakapan kami memang tidak menggunakan bahasa manusia. Bahasaku dan bahasa hujan sungguh berbeda. Aku tak bisa bicara kepadanya menggunakan bahasaku dan dia tak bisa bercerita kepadaku memakai bahasanya. Maka, kami bersepakat untuk menciptakan bahasa baru. Bahasa yang hanya dipahmai oleh kami berdua. Awan hitam adalah temanku yang lain. Dia yang selalu mengantarkan hujan kepadaku. Namun, dia tidak pernah mengantarkan Papa.
― Bernard Batubara -
Mustafa bin Meksum kembali melemparkan pandangan ke arah laut. Ia tak menyangka kematiannya akan datang secepat itu. Ia memang sudah berhenti membunuh orang dan berniat untuk pensiun dan menjalankan kehidupan sebagaimana manusia normal, tetapi bukan berarti ia sudah siap untuk menyambut malaikat maut. Ia masih ingin mengendarai mobilnya sendiri mengelilingi kota dan bermain golf dan membaca banyak novel.
― Bernard Batubara -
Kami, para perempuan yang telah mati sebagai manusia dan tetap hidup sebagai pohon, memiliki cinta yang tak akan mampu diukur oleh lelaki mana pun di dunia. Kami menunggu, bahkan setelah tahu bahwa seseorang yang kami tunggu takkan pernah datang. Aku sendiri menunggu lelaki itu, bahkan ketika tahu bahwa lelaki itu kini telah menikah dengan seorang perempuan dan memiliki anak perempuan yang lucu, mirip sekali istrinya.
― Bernard Batubara -
Mencintai dan dicintai kan hak setiap manusia. Selama mereka berbahagia, seharusnya semua baik-baik saja.
― Bernard Batubara -
Salah satu hal paling percuma yang pernah dilakukan manusia adalah mencoba berlari dari kenangannya sendiri.
― Bernard Batubara -
Semesta sebetulnya sama saja seperti hati manusia, tidak dapat kita kira.
― Bernard Batubara -
Kami, para perempuan yang telah mati sebagai manusia dan tetap hidup sebagai pohon, mempunyai cinta yang tidak mampu diukur oleh lelaki mana pun di dunia.
― Bernard Batubara -
Tuhan menciptakan otak manusia begitu mudah melupakan hal yang indah, tetapi begitu sulit untuk sedikit saja melupakan masalah.
― Bernard Batubara
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Bernard Batubara sama manusia akan selalu Anda temukan di JagoKata.com
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261




















Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.