Kata-kata Bijak 41 s/d 47 dari 47.
-
Sebagai pagi, aku sudah terlalu tua untuk menyaksikan kisah cinta seperti ini, angin hanya menggigilkanku. Tak lagi sekali pun membawa kabar. (sebuah pagi)
Milana― Bernard Batubara -
Seorang yang jatuh cinta adalah peneliti yang mahir, bukan?
Milana― Bernard Batubara -
Aku tidak bisa mengatakan itu. Jatuh cinta pada pandangan pertama? Semua orang mengatakan itu hal yang klasik dan klise. Sekaligus tidak masuk akal dan kekanak-kanakan. Tetapi apa yang masuk akal mengenai cinta? Aku jatuh cinta kepadamu dan kau tidak pernah tahu.
Milana― Bernard Batubara -
Kau tidak bisa menikmati hidup jika terus lari dari masalah.
Milana― Bernard Batubara -
Oh ya, kau harus tahu lelaki sejati tidak pernah minum dari sedotan. Jadi saya meneguknya langsung dari bibir gelas.
Milana― Bernard Batubara -
Yang tua selalu mau permintaannya dituruti dan tidak pernah menerima jika dibantah, meski mereka tahu sebenarnya mereka salah.
Milana― Bernard Batubara -
Berarti Bu Guru juga malaikat, ya? Bu Guru sudah menolong Lou. Waktu di rumah sakit, Lou cuma ingin dengar cerita tentang malaikat. Tapi Bu Guru enggak datang ke rumah sakit. Jadi Lou cuma bisa bikin gambar malaikat. Lou sembuh karena ngebayangin malaikat terus. Itu semua karena Bu Guru.
Milana― Bernard Batubara
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Milana dari Bernard Batubara akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 3)
Lihat semua kata-kata bijak dari Bernard Batubara
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261
Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.