Asma Nadia
Penulis dari Indonesia, Pendiri Forum Lingkar Pena dan Manajer Asma Nadia Publishing House
Hidup: 1972 -
Kategori: Penulis (Modern) Negara:
Indonesia
Lahir: 26 Maret 1972
Kata-kata Bijak 21 s/d 40 dari 53.
-
Ingin kutikam nafsu yang mencuri akal sehat dan menelantarkanku pada rimba tak bernama.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Meskipun sang kala tajam menatapmu, tak surut tanganku terentang menyambutmu.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Ingin kuhapus kabut yang luruh diwajahmu. Sampai tak bersisa kembang bermekaran. Sampai berpulang si burung pengembara.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Sudah ditemukan jalan bagi si pengelana yang ingin pulang.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Jika tak kau temukan cinta, biarkan cinta yang menemukanmu.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Ajarkan aku mantra pemikat cinta Ahei dan Ashima, maka akan kutaklukan penghalang segala rupa agar sampai cintaku padanya.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Aku tak ragu mengatakan, bersama denganmu walaupun sebatas embusan angin kunamai ia anugerah.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Anugerah adalah kebersamaan dengamu, walaupun sesaat. Kesia-siaan adalah jalan panjang dan kau entah di mana.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Cinta adalah kegembiraan yang tersisa. Jika nanti suatu pagi, tak lagi senyummu menyapa seperti biasadan hanya bisa kutemukan dalam mimpi.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Cinta itu menjaga, tergesa-gesa itu nafsu belaka.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Di persinggahan yang kita lewati tak tersisa apa-apa selain cinta yang terus mengelana.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Diantara rembulan yang tersembunyi dalam gelap dan gemerisik angin yang datang dari kejauhan kemana akan kubisikkan cinta?
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Jika pernah kau mendenganya, maka begitulah aku padamu.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Kesalahan terbesarku adalah aku mencintaimu, tetapi tidak berfikir tentangmu.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Selamat tinggal laut yang menyimpan amarah, selamat tinggal bumi yang melahirkan duka.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Tak kupedulikan luka dan impian sebab menemukanMu adalah tujuan.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Tak kutawarkan duka untukmu, walaupun berabad aku berlari dan mimpi kian terkapar diperangkap waktu.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Gerimis menghapus jejakmu sampai tak tersisa.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Harta dan kebangsawanan, tak membuat laki-laki menjadi pangeran. Cinta sejati seorang putrilah yang mengubahnya.
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia -
Laki-laki, dimana kau sandera kegagahan yang biasa menyelimuti kata-katamu?
Assalamualaikum Beijing― Asma Nadia
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Assalamualaikum Beijing dari Asma Nadia akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 2)
Lihat semua kata-kata bijak dari Asma Nadia
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261
Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.