• Alvi Syahrin Kau tahu, selama ini aku berusaha melupakanmu. Aku berpacaran dengan Reene. Lalu, aku berkencan dengan banyak gadis lain. Tapi, aku tetap tidak bisa melupakanmu. Pada akhirnya, kata-kata itu hanya tertahan di kerongkongan Rakel. Hatinya hendak berkata demikian, teapi pikirannya berkata jangan. Ia merasa kata-kata itu sudah taka da gunanya.
    Sumber: Little Snow in Z├╝rich 246
    Alvi Syahrin
    Penulis dari Indonesia 1992-
    Alvi Syahrin
    - +
     0
Loading...
Alvi Syahrin - Kau tahu, selama ini aku berusaha melupakanmu. Aku berpacaran dengan Reene. Lalu, aku berkencan dengan banyak gadis lain. Tapi, aku tetap tidak bisa melupakanmu. Pada akhirnya, kata-kata itu hanya tertahan di kerongkongan Rakel. Hatinya hendak berkata demikian, teapi pikirannya berkata jangan. Ia merasa kata-kata itu sudah taka da gunanya.
Kau tahu, selama ini aku berusaha melupakanmu. Aku berpacaran dengan Reene. Lalu, aku berkencan dengan banyak gadis lain. Tapi, aku tetap tidak bisa melupakanmu. Pada akhirnya, kata-kata itu hanya tertahan di kerongkongan Rakel. Hatinya hendak berkata demikian, teapi pikirannya berkata jangan. Ia merasa kata-kata itu sudah taka da gunanya. oleh: Alvi Syahrin
X

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
Kau tahu, selama ini aku berusaha melupakanmu. Aku berpacaran dengan Reene. Lalu, aku berkencan dengan banyak gadis lain. Tapi, aku tetap tidak bisa melupakanmu. Pada akhirnya, kata-kata itu hanya tertahan di kerongkongan Rakel. Hatinya hendak berkata demikian, teapi pikirannya berkata jangan. Ia merasa kata-kata itu sudah taka da gunanya.
- Alvi Syahrin
JagoKata.com