-
Celakalah bangsa itu yang sastranya terpotong oleh campur tangan kekuatan. Ini bukan hanya sekedar mengganggu kebebasan pers tetapi juga penyegelan hati suatu bangsa, penggusuran ingatannya.
Asli:Woe to that nation whose literature is cut short by the intrusion of force. This is not merely interference with freedom of the press but the sealing up of a nation's heart, the excision of its memory.
0
Loading......
Lihat semua kata-kata bijak dari Aleksandr Solzjenitsyn
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Fiersa Besari
Penulis dan pemusik dari Indonesia 263 -
Johann Wolfgang von Goethe
Penulis dan penyair dari Jerman 214 -
Khalil Gibran
Penulis dan pelukis dari Lebanon-Amerika 139 -
Dewi Lestari
Penulis dan penyanyi dari Indonesia 115 -
Thomas Carlyle
Penulis dan sejarawan dari Skotlandia 114 -
Voltaire
Penulis dan filsuf dari Perancis 92 -
Elbert Hubbard
Penulis dan penerbit dari Amerika Serikat 84 -
Ernest Hemingway
Penulis dan Peraih Nobel sastra (1954) dari Amerika Serikat 81
Celakalah bangsa itu yang sastranya terpotong oleh campur tangan kekuatan. Ini bukan hanya sekedar mengganggu kebebasan pers tetapi juga penyegelan hati suatu bangsa, penggusuran ingatannya. dari : Aleksandr Solzjenitsyn