Loading...
Aleksandr Solzjenitsyn - Celakalah bangsa itu yang sastranya terpotong oleh campur tangan kekuatan. Ini bukan hanya sekedar mengganggu kebebasan pers tetapi juga penyegelan hati suatu bangsa, penggusuran ingatannya.
  • Celakalah bangsa itu yang sastranya terpotong oleh campur tangan kekuatan. Ini bukan hanya sekedar mengganggu kebebasan pers tetapi juga penyegelan hati suatu bangsa, penggusuran ingatannya.
    Asli: Woe to that nation whose literature is cut short by the intrusion of force. This is not merely interference with freedom of the press but the sealing up of a nation's heart, the excision of its memory.
Celakalah bangsa itu yang sastranya terpotong oleh campur tangan kekuatan. Ini bukan hanya sekedar mengganggu kebebasan pers tetapi juga penyegelan hati suatu bangsa, penggusuran ingatannya. oleh: Aleksandr Solzjenitsyn
X

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
Celakalah bangsa itu yang sastranya terpotong oleh campur tangan kekuatan. Ini bukan hanya sekedar mengganggu kebebasan pers tetapi juga penyegelan hati suatu bangsa, penggusuran ingatannya.
- Aleksandr Solzjenitsyn
JagoKata.com