Kata-kata Bijak dari Alberthiene Endah sama kehidupan

Alberthiene Endah

Alberthiene Endah

Penulis dari Indonesia

Hidup: 1970 -

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

Lahir: 16 September 1970

Tentang Alberthiene Endah

Rr. Alberthiene Endah Kusumawardhani Sutoyo atau lebih dikenal dengan nama Alberthiene Endah merupakan seorang penulis serta biografer dari Indonesia.

Ia lahir di Bandung, 16 September 1970 dan merupakan salah satu biografer yang terkenal di Indonesia.

Beberapa karya biografinya antara lain Seribu Satu KD (2003), Chrisye: Sebuah Memoar Musikal (2007), Titiek Puspa: A Legendary Diva (2008), The Last Word of Chrisye (2010), Joko Widodo - Menyentuh Jakarta (2012), Ken Dean Lawadinata - Ken & Kaskus (2013).

  • Inilah susahnya menghadapi kaum hawa. Kau tak akan mendapat jawaban ketika kau membutuhkan jawaban. Dan, kau diajak berputar dalam perjalanan rumit ketika kau bahkan tak melihat sesuatu yang rumit.
  • Kau mungkin telah kehilangan ibumu. Dan, kau merasa ia telah benar-benar pergi. Kau tahu ia berada di suatu tempat yang kau yakini sebagai pelabuhan paling abadi. Kau mendoakannya setiap waktu, menaburkan kembang dengan jemari yang menyimpan rindu, lalu meninggalkan pemakaman dengan hati kehilangan.
  • Setiap perempuan boleh angkuh memutuskan kepada siapa cinta dan kepercayaan hendak diberikan.
  • Seorang ksatria tak boleh hanya mengandalkan informasi orang lain. Kau berjuanglah mencari tahu di mana rumahnya. Kalau kau benar kepincut kepadanya, jangan tunggu matahari tenggelam untuk berkenalan dengannya.
  • Manusia bisa membuat perubahan-perubahan karena hidup menawarkan banyak kesempatan dan tantangan.
  • Jika perempuan tak cinta, sebesar apa pun usaha laki-laki, sulit untuk mendapatkan hatinya.
  • Fleksibilitas dan intuisi kita akan memberi sinyal tentang apa yang harus kita perbuat.
  • Ibuku tak pernah pergi. Ia berjalan bersamaku. Ia hilang timbul mengikuti pikiranku yang habis tersedot dunia. Tapi seperti yang kukatakan, ia selalu bisa menarikku kembali ketika dunia terlalu hiruk pikuk untukku. Aku, bocah yang selalu diasuhnya. Masih, hingga kini.
  • Jalan menuju sukses adalah tantangan yang penuh dengan alternatif, kejutan, dan kreativitas.
  • Bersiaplah menghadapi resiko terburuk, dan pikirkan solusinya. Daripada berandai-andai untuk yang serba baik dan nggak siap menghadapi kenyataan sebaliknya.
+7

Kata-kata Bijak 1 s/d 1 dari 1.

  • Kita memiliki pola juang yang hampir sama di awal pernikahan. Kau, istrimu, berjuang bersama. Mirip seperti Bapak dan Emma yang juga berjuang bersama, walau kondisi di zaman kami dan zamanmu kini tentu berbeda. Dan Bapak harap kau memiliki lanjutan kehidupan yang tidak sama dengan Bapak. Jaga Mufidah dengan sepenuh hatimu.
    Alberthiene Endah
    - +
    +3
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Alberthiene Endah sama kehidupan akan selalu Anda temukan di JagoKata.com