Kata-kata Bijak 1 s/d 13 dari 13.
-
Hembusan angin laut kala senja benar-benar istimewa saat itu. Semilir tiupannya biasanya kurasa sendiri dalam bilik rumah berdinding bambu.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Keistimewaan angin laut dan wanita itu semakin sempurna ketika senja menyembunyikan pucuk-pucuk cemara.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Aku menatap wajah ayunya yang bersembunyi di balik indah rambutnya.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Angin laut yang selalu menyelinap lewat celah rumahku tanpa permisi itu kunikmati sendiri sambil duduk memagut waktu sepi.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Dia benar-benar tenggelam dalam genangan pengalaman pahitnya.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Kau dapat membuang kesialan hidupmu dengan melarungkan bersama gelombang ke tengah laut yang bertabur cahaya purnama..
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Jangan beranjak dulu sebelum gumulan purnama melepas malam.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Lentik pucuk cemara bergoyang rapi.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Riak gelombangnya merayakan purnama seperti masa kecilku yang menghabiskan cahya purnama dengan bermain kejar-kejaran bersama teman sebaya sampai suntuk.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Tidak usah risau. Duduklah semalam suntuk di sini untuk menumpahkan semua kekesalan hidupmu.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Bukan. Aku sudah lepas darinya. Meskipun luka jiwaku karenanya masih menganga.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Ia termangu memandangi purnama yang semakin sempurna.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini -
Lagi-lagi air mata bening meluncur dari kantong matanya. Air mata kegalauan dalam menentukan nasib hidupnya yang tak menentu.
Purnama di Pantai Boom― Ahmad Zaini
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Purnama di Pantai Boom dari Ahmad Zaini akan selalu Anda temukan di JagoKata.com
Lihat semua kata-kata bijak dari Ahmad Zaini
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261

Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.