Kata-kata Bijak dari Aditia Yudis sama hati

Aditia Yudis

Aditia Yudis

Penulis dari Indonesia

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

Tentang Aditia Yudis

Aditia Yudis merupakan seorang penulis dari Lampung, Indonesia. Mulai aktif menulis sejak tahun 2009 hingga kini. Beberapa buku karyanya antara lain "7 Misi Rahasia Sophie", "Mendamba", "Biru pada Januari", "Once Upon a Love", "Potret" dan lain-lain.

  • Bolehkah kupesan hatimu? Untuk menghangatkan hatiku yang nyaris beku bila tanpamu. Atau, bolehkah kupesan senyummu saja? Senyummu yang seperti candu, membuatku sulit memejamkan mata karena selalu rindu melihat garis lengkungan manis di bibirmu itu.
  • Cinta yang sesungguhnya akan menemukan jalannya sendiri. Keegoisan tak akan lagi berarti seketika cinta sudah membuahkan sesuatu yang lebih bermakna dan berharga seperti persaudaraan dan tentu saja buah hati. Namun, terkadang, cinta memang harus mengalah demi suatu hal yang lebih besar.
  • Banyak yang bilang jika perbedaan diciptakan untuk menjadi pasangan karena saling melengkapi. Jauh dan dekat. Tinggi dan rendah. Kaya dan miskin. Aku dan kamu.
  • Es krim bisa membuat perasaanmu lebih baik. Atau lebih buruk karena memikirkan berapa banyak kalori yang dikonsumsi.
  • Aku ingin jadi matahari. Tanpa matahari mahluk hidup akan mati. Tanpa aku, kamu tak akan menjadi biru.
  • Ada mimpi yang tetap indah jika tetap mimpi. Itu hal yang membuat kita terus berharap.
  • Kadang-kadang, aku berharap bisa menjadi langit biru agar abadi. Mengamati perubahan tanpa ikut berubah. Bukankah itu akan membuatmu tertekan? Menjadi saksi mata tanpa bisa melakukan apa-apa untuk menolong atau mengubah sesuatu?
  • Apa ada hal yang ingin kamu ubah dari masa lalumu sehingga kamu butuh mesin waktu?
  • Rasa penasaran bisa membunuhmu. Rasa penasaran bisa menjungkirbalikkan hidupmu dalam sesaat saja. Tapi, hidupmu tidak akan lengkap sampai rasa penasaranmu tuntas.
  • Begitulah hidup bekerja, kadang-kadang banyak kebetulan yang tak bisa dijelaskan.
  • Cinta bisa membuat tindakan apa pun menjadi terasa benar.
  • Jangan karena sudah sukses di tanah rantau, kamu sama tanahmu sendiri. Di sini, kamu dibutuhkan.
  • Bukan cinta namanya kalau nggak ada satu hal pun yang dikorbankan dan diperjuangkan.
  • Betapa hidup bisa berubah sekejapan mata saja.
+11

Kata-kata Bijak 1 s/d 6 dari 6.

  • Cinta yang sesungguhnya akan menemukan jalannya sendiri. Keegoisan tak akan lagi berarti seketika cinta sudah membuahkan sesuatu yang lebih bermakna dan berharga seperti persaudaraan dan tentu saja buah hati. Namun, terkadang, cinta memang harus mengalah demi suatu hal yang lebih besar.
    Aditia Yudis
    - +
    +21
  • Aku tidak mengerti apa yang aku rasakan. Berhari-hari bersamanya,menghabiskan waktu demi waktu dalam kemanjaan dan pertengkaran kecil, serasa menjadi oksigen baru dalam hidupku. Mungkin, baru sebentar kami saling mengenal, tetapi tidak kumengerti mengapa aku rela memberikan hati dan hidupku untuknya.
    Aditia Yudis
    - +
    +17
  • Terjebak di masa lalu ternyata berkali-kali lipat lebih buruk daripada patah hati.
    Aditia Yudis
    - +
    +3
  • Penampilan fisik juga penting selain persiapan mental dan hati.
    Aditia Yudis
    - +
    +2
  • Meskipun raga kita berjarak, namun hati kita selalu bersama? Hatiku dan hatimu?
    Aditia Yudis
    - +
     0
  • Mungkin, kau akan ragu ketika cinta yang kau dapatkan masih separuh hati ketika kau terima. Ke mana pun kau pergi, masa lalu akan menjadi kepingan cerita yang mengusik dan mengganggu perasaanmu.
    Aditia Yudis
    - +
     0
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Aditia Yudis sama hati akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Tanya Jawab

Apa kutipan paling terkenal dari Aditia Yudis?

Dua kutipan paling terkenal dari Aditia Yudis adalah:

  • "Cinta yang sesungguhnya akan menemukan jalannya sendiri. Keegoisan tak akan lagi berarti seketika cinta sudah membuahkan sesuatu yang lebih bermakna dan berharga seperti persaudaraan dan tentu saja buah hati. Namun, terkadang, cinta memang harus mengalah demi suatu hal yang lebih besar."
  • "Aku tidak mengerti apa yang aku rasakan. Berhari-hari bersamanya,menghabiskan waktu demi waktu dalam kemanjaan dan pertengkaran kecil, serasa menjadi oksigen baru dalam hidupku. Mungkin, baru sebentar kami saling mengenal, tetapi tidak kumengerti mengapa aku rela memberikan hati dan hidupku untuknya."

Apa saja buku terkenal karya Aditia Yudis?

Beberapa buku terkenal karya Aditia Yudis adalah "Time After Time", "Mendamba" dan "The Coffe Shop Choronicles".