Arti kata sempat-sempatnya menurut KBBI

sempat-sempatnya [sem·pat-sem·pat·nya]

Kata Adverbia
Dari kata dasar: sempat.

Arti: sempat
contoh: 'empat orang pengawal dan seorang fotografer, yang selama ini terdengar galak dan seram, sempat-sempatnya menampakkan diri di masjid terbesar itu'

Kata bijak dengen kata: sempat-sempatnya

  • Banyak orang pacaran, seabrek orang menikah, tapi cuma segelintir yang sempat mengalami cinta. - Sujiwo Tejo

  • Ada yang sibuk memperdebatkan ibadah, hingga tak sempat ibadah. - Achmad Mustafa Bisri

  • Di sana, di kampung nelayan tetesan deras keringat membuat orang tak sempat membuat kehormatan, bahkan tak sempat mendapatkan nasi dalam hidupnya terkecuali jagung tumbuk yang kuning. Betapa mahalnya kehormatan dan nasi. - Pramoedya Ananta Toer

  • Aku ingin mencintaimu dengan sederhanaDengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu - Sapardi Djoko Damono

  • Orang pintar yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang bodoh tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis. - Bob Sadino

  • Aku sempat bimbang, kenapa orang diajar menjadi seorang whistle blower?‚ÄúSekarang semakin banyak orang semakin tak acuh dengan kebobrokan di sekitar mereka. Metode jasus adalah membangkitkan semangat untuk aware dengan ketidak beresan di masyarakat. Penyimpangan harus diluruskan... Katakanlah kebenaran walaupun itu pahit. Ini adalah self correction, untuk memberikan efek jera. Dan yang paling penting, memastikan semua warga PM sadar sesadar-sadarnya, bahwa jangan pernah meremehkan aturan yang sudah dibuat. Sekecil apapun, itulah aturan dan aturan ada untuk ditaati. - Ahmad Fuadi

Semua kutipan dan kata-kata tentang sempat-sempatnya

Kata-kata dekat dari sempat

Tip: doubleclick kata di atas untuk mencari cepat

[sempat-sempatnya] Makna sempat-sempatnya di KBBI adalah: sempat. Contoh: empat orang pengawal dan seorang.... Lihat arti dan definisi di jagokata.

Database utama KBBI merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (Pusat Bahasa)